Dark/Light Mode
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
RM.id Rakyat Merdeka - Keberuntungan masih berpihak pada warga Meksiko bernama Francisco. Meski ditembak di bagian kepalanya, Francisco masih hidup, dan hanya luka ringan.
Mengutip Oddity Central, kemarin, Francisco selamat karena peluru yang terkena tengkoraknya malah memantul. Insiden penembakan itu terjadi 2 Agustus lalu. Dia sedang berjalan-jalan di sekitar Kota Meksiko saat dihampiri seorang pria yang kemudian menembak kepalanya dari jarak dekat sebanyak dua kali.
Baca juga : PLN IP Konsisten Jaga Operasional Pembangkit Ramah Lingkungan
Belakangan, penembak diketahui bernama Carlos N. Tidak ada penjelasan rinci mengenai motif serangan tersebut.
Namun, yang jadi fokus adalah, bagaimana dia bisa selamat setelah kepalanya diterjang timah panas. Bahkan, tembakan itu hanya membuatnya mengalami luka ringan.
Baca juga : Siapa Capres Yang Batal Bertarung?
Beberapa sumber menyebut, bisa saja peluru yang ditembakkan sudah sangat tua, dan bubuk mesiunya sangat lembap. Selain itu, laras senjata sangat pendek sehingga memengaruhi kecepatan dan kekuatan peluru. Alih-alih menembus tengkorak Francisco, peluru justru memantul dari tengkoraknya.
Karena hanya menderita luka ringan, Francisco bisa dengan cepat mengidentifikasi penyerangnya saat melapor pada petugas. Bagaimana cara Francisco selamat memang belum bisa dijelaskan aparat. Yang pasti, pria paruh baya itu menganggap dirinya sangat beruntung.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.