Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
RM.id Rakyat Merdeka - Para staf di Departemen Pembangunan di Mandal Parishad, Telangana, India, kompak bekerja sambil mengenakan helm motor. Ini demi melindungi kepala mereka dari kemungkinan reruntuhan atap bangunan yang ringkih.
Diberitakan News Nine, Senin (4/9), para pegawai negeri itu sudah mengenakan helm sejak November 2022. Atap kantor mereka bocor sejak tahun lalu, dan sekarang dalam kondisi yang rusak parah.
Baca juga : Ajak Pelanggan Peduli Lingkungan, Pertamina Adakan Uji Emisi Gratis Di 14 SPBU
Kondisi lembab menyebabkan pecahan dari langit-langit berjatuhan. Para pegawai pun tak punya pilihan, selain melindungi diri mereka dengan berbagai cara.
Ironisnya, Departemen Pembangunan ditugaskan untuk membangun distrik dengan menyediakan internet bagi penduduk desa dan membangun infrastruktur, namun tempat kerja mereka malah dalam kondisi yang sangat buruk.
Baca juga : Menag Ingatkan, Jangan Pilih Pemimpin Yang Punya Riwayat Pecah Belah Umat
“Kami harus selalu memakai helm, karena tidak tahu kapan plester loteng akan jatuh ke kepala kami,” ujar salah satu pegawai kantor, Ajwar.
Setelah video tersebut viral awal bulan ini, pejabat Pemerintah dari Telangana mengumumkan, bahwa para pekerja kantor itu akan segera dipindahkan ke gedung lain.
Baca juga : Dapat Dukungan Gelora, Prabowo Makin Bergelora
Mengenakan helm sepeda motor sambil bekerja bukan hal baru bagi pegawai Pemerintah India. Beberapa tahun yang lalu, hal yang sama terjadi pada pekerja di Bihar. Mereka juga menghadapi risiko mengalami cedera otak akibat atap yang rusak.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya