Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Jepang Ingin Perkuat Kerja Sama Di Enam Bidang

Rabu, 6 September 2023 21:52 WIB
ASEAN-Japan Summit 2023. (Foto: Ist)
ASEAN-Japan Summit 2023. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jepang mengumumkan Prakarsa Konektivitas Komprehensif Jepang-ASEAN. Prakarsa itu akan mendorong kerja sama kedua pihak untuk memperkuat konektivitas di enam bidang.

Pengumuman itu disampaikan Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida dalam Forum ASEAN-Indo-Pasifik (AIPF) yang digelar di sela pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-43 di Jakarta, Rabu (6/9).

Yang pertama adalah pembangunan infrastruktur transportasi. Kata Kishida, Jepang memfasilitasi arus orang dan barang di antara negara-negara ASEAN.

“Dengan mengembangkan pelabuhan, jalan, rel kereta api, dan bandara,” ujar Kishida.

Nilai proyek-proyek yang dilaksanakan Jepang, sambungnya, telah berkembang hingga 2,8 triliun yen atau sekitar Rp 290,8 triliun. Selain kerja sama infrastruktur fisik, Jepang juga mempromosikan kerja sama infrastruktur yang bersifat lunak, melalui kerja sama teknis. Dengan terus menyediakan teknologi dan pengetahuan Jepang.

Baca juga : Atap Bangunan Ringkih, Pegawai Kerja Pakai Helm

Bidang kedua adalah Konektivitas Digital. Jepang akan bekerja sama dengan negara-negara ASEAN dalam mempromosikan digitalisasi dan memperkuat konektivitas regional.

“Dengan memanfaatkan teknologi digital, serta berkontribusi pada keamanan dunia maya,” jelasnya.

Yang ketiga, Kerja Sama Maritim. Kata Kishida, itu merupakan elemen penting dalam memperkuat konektivitas antara Jepang dan negara-negara ASEAN yang dihubungkan oleh laut. Jepang akan membantu negara-negara ASEAN dalam meningkatkan kapasitas penegakan hukum maritim mereka.

"Melalui program pelatihan dan hibah kapal patroli untuk lembaga penjaga pantai dan polisi maritim,” katanya.

Bidang keempat, mantan Menteri Luar Negeri Jepang itu menyebut Ketahanan Rantai Pasok. Menghadapi pandemi Covid-19 dan agresi Rusia terhadap Ukraina, pihaknya ingin memastikan distribusi barang yang stabil dan ketahanan pangan menjadi isu penting.

Baca juga : PIS Dan PETCO Teken Kerja Sama Penyewaan Kapal

Dia bilang, Jepang akan berkontribusi pada ketahanan rantai pasok di kawasan ASEAN, dan akan membangun ekonomi yang dapat bertahan menghadapi krisis bersama-sama.

Kelima, Konektivitas Listrik. Kawasan ASEAN mengalami perkembangan ekonomi yang pesat, dan permintaan tenaga listrik juga meningkat. Untuk memastikan pasokan tenaga listrik yang stabil, Jepang akan mendukung peningkatan konektivitas listrik melalui perumusan rencana induk dan program pelatihan.

Terakhir, Konektivitas Manusia dan Pengetahuan. Fondasi untuk pengembangan masyarakat adalah manusia dan pengetahuan mereka. Dia bilang, pihaknya akan membina sumber daya manusia di negara-negara ASEAN.

“Dengan melakukan pertukaran personel dan program pelatihan di berbagai bidang, serta memperkuat jaringan orang-orang di Jepang dan negara-negara ASEAN,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kishida menyebut, negaranya akan menyambut para Pemimpin ASEAN dalam peringatan 50 Tahun Persahabatan Jepang-ASEAN. Kota Tokyo akan jadi tuan pertemuan tersebut pada Desember mendatang.

“Bersama dengan para Pemimpin ASEAN, kami ingin bersama-sama meluncurkan visi baru untuk arah hubungan dan kerja sama ASEAN-Jepang pada tahun-tahun mendatang,” katanya.

Baca juga : Kurang Persiapan, Gregoria Langsung Tumbang Di China Open

Dia bilang, Jepang akan meluncurkan berbagai inisiatif kerja sama. Di bidang politik dan keamanan, ekonomi, budaya dan sosial. Serta mempromosikan pertukaran budaya, pertukaran antar masyarakat, dan pertukaran intelektual yang menarik dan mendukung pendidikan bahasa Jepang.

“Melalui inisiatif-inisiatif ini, mari kita bekerja sama untuk meneruskan "Persahabatan Emas" ASEAN-Jepang yang telah berlangsung lama kepada generasi berikutnya dan menjadikan era baru ini sebagai "Peluang Emas" kita,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.