Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jumat Besok, Trump Dan Zelensky Mau Teleponan, Akankah Jadi Pertanda Baik?
Jumat, 19 Juli 2024 10:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dilaporkan telah menjadwalkan pembicaraan telepon pada Jumat (19/7/2024).
Pembicaraan telepon itu akan menjadi percakapan pertama keduanya, sejak Trump meninggalkan Gedung Putih.
Pembicaraan itu datang di tengah kekhawatiran Eropa tentang rencana kebijakan Trump terhadap perang Ukraina, jika dia menang Pilpres November 2024.
Baca juga : Lakuemas Tawarkan Diskon Hingga 8 Juta di Tanggal Gajian
Trump telah berulang kali mengatakan, dia bisa menyelesaikan perang Ukraina dalam sehari. Namun, bagaimana caranya mengejar perdamaian, masih belum jelas.
Dalam debat capres yang digelar CNN International pada Juni 2024, Trump mengatakan, permintaan Putin untuk kesepakatan damai yang mencakup poin Ukraina menyerahkan empat wilayah yang saat ini diduduki Rusia, tidak dapat diterima. Namun, Trump dan sekutunya mengkritik bantuan militer AS ke Kiev.
Pekan lalu, ketika berada di AS, Zelensky mengatakan, semua orang menunggu hasil Pilpres AS November 2024. Termasuk, Presiden Rusia Vladimir Putin.
Baca juga : KPK Usut Korupsi Proyek Pengerukan Di 4 Pelabuhan, 9 Orang Jadi Tersangka
Zelensky juga mengatakan, Biden dan Trump sangat berbeda. Tetapi keduanya mendukung demokrasi. "Saya pikir, Putin akan membenci mereka berdua,” ucapnya.
Pekan lalu, Trump bertemu dengan PM Hongaria Viktor Orban untuk kedua kalinya, dalam waktu kurang dari enam bulan.
Kunjungan itu terjadi kurang dari dua minggu, setelah Orban bertemu dengan Putin di Moskow.
Baca juga : Dubes Tavarez Dan PM Dagestan Sepakat Perkuat Hubungan Bilateral
Usai pertemuan, Orban mengatakan kepada para pemimpin Eropa, bahwa Trump siap bertindak sebagai perantara perdamaian antara Rusia dan Ukraina.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya