Dark/Light Mode

Dubes Al Busyra Basnur Ajak Diaspora Di Ethiopia Perkuat Hubungan Bilateral

Minggu, 21 Juli 2024 19:55 WIB
Dubes RI untuk Ethiopia Al Busyra Basnur (jas hitam) berfoto dengan peserta seminar, Sabtu (20/7/2024).
Dubes RI untuk Ethiopia Al Busyra Basnur (jas hitam) berfoto dengan peserta seminar, Sabtu (20/7/2024).

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Ethiopia Al Busyra Basnur mengajak diaspora Indonesia untuk membangun hubungan yang semakin erat dengan Ethiopia. Hal ini disampaikan dalam seminar bertajuk 'Peranan Diaspora Indonesia Dalam Hubungan Indonesia-Ethiopia', Sabtu (20/7/2024).

Diaspora Indonesia merujuk pada masyarakat Indonesia yang tinggal di luar negeri. Di Ethiopia, ada sekitar 105 diaspora Indonesia. Dubes Al mengatakan, peran diaspora penting dalam diplomasi bilateral dan multilateral.

“Di Ethiopia, masyarakat Indonesia tidak hanya bekerja di perusahaan-perusahaan Indonesia yang berinvestasi di Ethiopia, juga di berbagai lembaga dan organisasi regional dan internasional,” kata Al Busyra. 

Baca juga : Banyak UKM Diaspora di Australia, Pembukaan Kantor Cabang BNI Sydney Dinilai Potensial

Sekitar 25 tokoh diaspora Indonesia berpartisipasi dalam seminar yang diselenggarakan di KBRI Addis Ababa. Isu menonjol yang dibahas dalam seminar itu peluang strategis dalam diplomasi ekonomi bilateral di Ethiopia. 

Selain Dubes RI, seminar menampilkan dua pembicara lainnya. Seorang pengusaha Indonesia Taryat Suratman menjadi salah satu pembicara dalam seminar itu. Taryat sudah puluhan tahun berbisnis di Ethiopia. 

Selain Taryat, ada Sinta Simawang, seorang pengusaha muda Indonesia yang bersuamikan pengusaha muda Ethiopia. Suami Sinta, bernama Adibe Abdella pernah kuliah di Jakarta. Mereka bertemu pertama kali di kampus yang sama. 

Baca juga : Dubes Australia Untuk Indonesia Penny Williams Peringati Hubungan Bilateral Lewat Kolaborasi Musik Orkestra

Para diaspora sepakat, peluang yang menonjol saat ini adalah meningkatkan kerja sama peternakan ayam. Isu pertanian, perikanan dan investasi juga dibahas dalam seminar itu. Para diaspora juga melihat peluang untuk memproduksi produk-produk kebutuhan pokok yang bahan mentahnya tersedia di Ethiopia. 

Selain itu, diaspora Indonesia di Ethiopia juga memiliki peluang yang sangat besar dalam meningkatkan diplomasi multilateral, mengingat banyak diaspora Indonesia yang bekerja di berbagai organisasi regional dan internasional yang berkantor di Addis Ababa, ibu kota Ethiopia. 

Dubes Al mengatakan, selama ini KBRI Addis Ababa senantiasa bergandengan tangan dengan diaspora Indonesia. Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain menyelenggarakan bazar, pertunjukan seni budaya, menerbitkan buku dan menyelenggarakan turnamen olah raga golf.

Baca juga : Pj Gubernur Banten Al Muktabar Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan

"Dalam waktu dekat, KBRI Addis Ababa akan menerbitkan buku yang berisi berbagai pemikiran dan pesan diaspora Indonesia di Ethiopia," pungkas Dubes Al.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.