Dark/Light Mode

Dubes Australia Untuk Indonesia Penny Williams Peringati Hubungan Bilateral Lewat Kolaborasi Musik Orkestra

Selasa, 9 Juli 2024 07:34 WIB
Duta Besar Penny Williams (ketiga kanan) bersama pianis Ananda Sukarlan (kedua kanan), dan penyanyi sopran Mariska Setiawan (kanan) dalam konser musik untuk memperingati 75 tahun hubungan Diplomatik Australia-Indonesia, di Jakarta, Kamis (4/7/2024). (Foto: Dok. Kedubes Australia Jakarta)
Duta Besar Penny Williams (ketiga kanan) bersama pianis Ananda Sukarlan (kedua kanan), dan penyanyi sopran Mariska Setiawan (kanan) dalam konser musik untuk memperingati 75 tahun hubungan Diplomatik Australia-Indonesia, di Jakarta, Kamis (4/7/2024). (Foto: Dok. Kedubes Australia Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kedutaan Besar Australia di Jakarta menggelar konser musik orkestra untuk menandai 75 tahun hubungan diplomatik Australia-Indonesia. Konser musik yang digelar di JS Bach Recital Hall, Jakarta, Kamis (4/7/2024) ini merupakan kolaborasi antara musisi Indonesia dan Australia.

Konser musik kolaborasi berjudul Notes of Friendship ini melibatkan komposer dan pianis ternama Indonesia Ananda Sukarlan dan penyanyi sopran Indonesia Mariska Setiawan, serta penampilan kuartet gesek dari Melbourne Symphony Orchestra (MSO).

Baca juga : Dubes Kanada Untuk Indonesia Jess Dutton Dorong Kerja Sama Lingkungan Pada Perayaan Canada Day

“Kolaborasi istimewa ini untuk merayakan 75 tahun hubungan erat antara Australia dan Indonesia,” ujar Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia Penny Williams dikutip keterangan tertulisnya, Jumat (5/7/2024).

“Jadi, tahun ini kita merayakan makanan, merayakan musik, sinema, alumni dan kita mera­yakan seni dengan mural di Taman Ismail Marzuki,” imbuh Williams.

Baca juga : Dubes Iran Untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi Luncurkan Buku Memoar Presiden Raisi

Sementara, Ananda Sukarlan merasa terhormat diberi tanggung jawab yang besar untuk merayakan ulang tahun ke-75 hubungan diplomatik antardua negara. Dia berharap, karya musik kolaborasi tersebut bisa dinyanyikan banyak orang.

Judul karya musik tersebut adalah Two Australian Songs yang terinspirasi puisi dari penyair Australia bernama Judith Wright dan Henry Lawson.

Baca juga : Dubes Iran Untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi Gelar Pemungutan Suara Pilpres Di Sekolah Iran

Ananda juga mengatakan, ada karya musik yang sudah dia tulis sebelumnya, berjudul I Wish Matilda had Waltzed to Minang. Jadi lagu minang, Kampuang Nan Jauah di Mato digabung dengan Waltzing Matilda.

“Karya musik tersebut untuk menunjukkan bahwa Indonesia dan Australia bisa saling terkait satu sama lewat musik,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.