Dark/Light Mode

5 Rektor Kampus Kemenag Jadi Pembicara Dialog Lintas Agama Di Ethiopia

Senin, 5 Agustus 2024 21:21 WIB
Duta Besar (Dubes) RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika, Al Busyra Basnur di acara Dialog Lintas Agama Indonesia-Ethiopia yang berlangsung di kota Hawassa, Ethiopia, Senin (5/8). Dok KBRI Addis Ababa
Duta Besar (Dubes) RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika, Al Busyra Basnur di acara Dialog Lintas Agama Indonesia-Ethiopia yang berlangsung di kota Hawassa, Ethiopia, Senin (5/8). Dok KBRI Addis Ababa

RM.id  Rakyat Merdeka - Kerukunan umat beragama menjadi kunci utama dalam membangun peradaban yang damai dan sejahtera. Hal ini menjadi fokus utama dalam Dialog Lintas Agama Indonesia-Ethiopia yang berlangsung di kota Hawassa, Ethiopia, Senin (5/8).

Acara yang digagas oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Addis Ababa ini menghadirkan sejumlah tokoh agama, akademisi, dan pemuda dari kedua negara. Mereka saling berbagi pengalaman dan pandangan mengenai pentingnya moderasi beragama dalam membangun hubungan antarumat beragama yang harmonis.

Baca juga : Penulis Ini Bikin 10 Video Pemikiran Denny JA Tentang Agama Di Era AI

Duta Besar (Dubes) RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika, Al Busyra Basnur mengatakan interfaith dialogue tersebut diselenggarakan dalam rangka meningkatkan hubungan dan kerja sama Indonesia dengan Ethiopia, melalui tukar pikiran dan pandangan serta berbagi pengalaman di kalangan tokoh dan pimpinan perguruan tinggi mengenai persatuan dalam keberagaman.

“Saya juga mendorong serta mengajak delegasi Indonesia dibawah Kementerian Agama Indonesia dan Komisi Dialog Nasional Ethiopia untuk menyelenggarakan pertemuan serupa di Indonesia pada akhir tahun ini akan awal tahun depan,” kata Dubes Al Busyra Basnur, dalam siaran pers yang diterima RM.id, Senin (5/8).

Baca juga : Klaim Kemenangan Maduro Ditolak Warga, Demo Di Venezuela Pecah

Senada dengan Dubes Al Busyra, Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama (Kemenag), Prof. Dr. Suyitno, juga menekankan pentingnya dialog lintas agama dalam membangun kerukunan umat beragama.

Pimpinan lima perguruan tinggi Indonesia yaitu Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung Prof Rosihon Anwar; Rektor Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Prof I Gusti Ngurah Sudiana; Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado Dr. Olivia Cherly Wuwung; Kepala Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak Dr. Sunarso; dan Kepala Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya Wonogiri Dr. Sulaiman Girivirya didapuk sebagai pembicara.

Baca juga : Paus Fransiskus ke Indonesia September, Menag: Perkuat Dialog Antar Agama

Sementara pembicara dari Ethiopia adalah Ambaye Ogato, Komisioner Ethiopian Nasional Dialogue; Dr. Abraham Dalu, President of Ethiopia Adventist College; Dr. Melese Madda, Hawassa University; dan Dr. Abdu Muhammed Ali, Dilla University.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.