Dark/Light Mode

Ini Komentar Kemenlu Rusia Soal Penangkapan Bos Telegram Pavel Durov Di Paris

Minggu, 25 Agustus 2024 11:20 WIB
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova (Foto: TASS)
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova (Foto: TASS)

RM.id  Rakyat Merdeka - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova angkat bicara soal penahanan Chief Executive Telegram Pavel Durov di Paris, Prancis.

Zakharova mempertanyakan keputusan Paris untuk menahan salah satu pendiri Telegram Pavel Durov.

“Kita lihat, apakah organisasi internasional akan menuntut pembebasan Durov atau justru akan menelan kata-katanya sendiri,” kata Zakharova seperti dilansir TASS, Minggu (25/8/2024).

Baca juga : Bos Telegram Pavel Durov Ditangkap, Kedubes Rusia Di Paris Bertindak

Dia pun mengungkap kisah tahun 2018. Ketika 26 LSM, termasuk Human Rights Watch, Amnesty International, Freedom House, Reporters Without Borders dan lainnya mengutuk keputusan pengadilan Rusia untuk memblokir Telegram.

“Di tahun itu, ada keluhan legislatif terhadap Telegram yang diajukan oleh banyak negara karena parameter teknis sistem enkripsinya," jelas Zakharova.

Menurutnya, selama periode itu, Durov tetap bebas dan terus mengembangkan layanan messenger-nya.

Baca juga : Bos Telegram Pavel Durov Ditangkap Di Bandara Le Bourget Paris

“Begitu terdengar kabar Durov ditahan, Kedutaan Rusia langsung bergerak cepat. Penyikapan ini juga berlaku bagi warga kami yang lain,” papar Zakharova.

"Tidak perlu mengingatkan diplomat kami tentang tugas mereka," tegas.

Durov yang kala itu tengah bersama teman perempuan dan pengawalnya ditangkap, saat pesawat jet pribadinya baru saja mendarat di Bandara Le Bourget, wilayah utara Prancis, Sabtu (24/8/2024).

Baca juga : Ini Kata Praktisi Hukum Soal Penolakan DPR Terhadap Putusan MK

Mengutip keterangan pejabat setempat, saluran TV Prancis TF1, Durov ditangkap berdasarkan surat perintah atas pelanggaran terkait aplikasi messaging-nya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.