Dark/Light Mode

Dor… Dor… Penembakan Kembali Terjadi Di Sekolah AS

Harris-Trump Kutuk Pelaku

Jumat, 6 September 2024 06:20 WIB
Sebuah helikopter medis dan mobil polisi terlihat di depan Sekolah Menengah Atas Apalachee setelah penembakan di sekolah tersebut pada 4 September 2024. Foto: MIKE STEWART/AP
Sebuah helikopter medis dan mobil polisi terlihat di depan Sekolah Menengah Atas Apalachee setelah penembakan di sekolah tersebut pada 4 September 2024. Foto: MIKE STEWART/AP

RM.id  Rakyat Merdeka - Calon Presiden (Capres) Partai Demokrat Kamala Harris dan Capres Partai Republik Donald Trump kali ini memiliki sikap yang sama terkait aksi penembakan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Apalachee, di Georgia, Rabu (4/9/2024). Harris dan Trump kompak, mengutuk pelaku penembakan tersebut.

Pelaku yang juga siswa di sekolah tersebut, menembak mati empat teman dan guru serta melukai sembilan orang lainnya.

Harris mengatakan, tragedi penembakan massal sebagai hal yang tidak masuk akal.

Baca juga : Sulit Diberantas, Penambang Liar Diduga Ada Yang Beking

“Kita harus menghentikan itu, akhiri epidemi kekerasan senja­ta,” tegas Harris yang juga Wakil Presiden AS saat berkampanye di New Hampshire, dikutip AP, Kamis (5/9/2024).

Harris juga memikirkan ke­amanan anak-anaknya saat be­rangkat ke sekolah.

“Saya dan Doug (suami Har­ris, Douglas Craig Emhoff) berpikir, betapa khawatirnya memikirkan aman tidaknya anak-anak di negeri ini pergi ke sekolah. Apakah nanti akan ada penembakan atau penusu­kan. Kita tidak tahu. Ini harus dihentikan,” cuit Harris di akun X pribadinya, Rabu (4/9/2024).

Baca juga : Luna Maya, Kenang Batal Nikah

Hal senada disampaikan Trump di media sosial. “Kami turut berduka cita kepada para korban dan orang-orang terkasih yang terdampak oleh peristiwa tragis di Winder, GA. Anak-anak yang kami sayangi ini telah diambil dari kami terlalu cepat oleh monster yang sakit dan gila,” tulis Trump di Truth Social, Rabu (4/9/2024).

Pengelola Basis Data Penembakan Sekolah K-12, AS, David Riedman mengatakan, penembakan itu adalah serangan terencana pertama di sekolah pada musim gugur ini.

AS telah menyaksikan ratusan penembakan di dalam sekolah dan perguruan tinggi dalam dua dekade terakhir. Kasus yang paling mematikan dan mengaki­batkan lebih dari 30 kematian di Virginia Tech pada 2007.

Baca juga : Pidato Paus di Istana Negara: Hapuskan Prasangka, Tumbuhkan Saling Percaya

Direktur Biro Investigasi Georgia Chris Hosey mengatakan, pelaku teridentifikasi sebagai Colt Gray, siswa di sekolah SMA Apalachee.

Gray langsung ditangkap polisi. Namun motif sebenarnya dari penembakan belum diungkap para penyelidik. Pihak berwenang juga tidak menyebut­kan jenis senjata yang digunakan dalam penembakan tersebut.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.