Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dor… Dor… Penembakan Kembali Terjadi Di Sekolah AS
Harris-Trump Kutuk Pelaku
Jumat, 6 September 2024 06:20 WIB
Sebelumnya
“Apa yang kita lihat di belakang adalah hal yang jahat,” terang Sheriff Jud Smith, dalam konferensi pers di halaman sekolah.
Menurut Smith, timnya dengan cepat merespons penembakan tersebut. Pihaknya mendapat telepon tentang penembakan sekitar pukul 10.20 waktu setempat. Pelaku ditangkap di TKP, tanpa perlawanan.
Stasiun televisi lokal merilis gambar situasi di lokasi kejadian, tak lama setelah penembakan. Para orang tua antre di luar sekolah untuk menjemput anak-anak mereka.
Baca juga : Sulit Diberantas, Penambang Liar Diduga Ada Yang Beking
Siswa yang menjadi saksi, Sergio Caldera, mengaku, dia sedang berada di kelas kimia saat mendengar suara tembakan.
Caldera mengatakan kepada ABC News, gurunya membuka pintu lalu menyuruh para siswa menutupnya kembali karena ada penembakan. Setelah itu ada suara seseorang menggedor pintu kelas sembari berteriak beberapa kali meminta pintu dibuka.
Saat ketukan berhenti, dia mendengar beberapa kali tembakan dan suara jeritan. Tak lama setelah itu, para siswa dievakuasi ke lapangan sepak bola sekolah.
Baca juga : Luna Maya, Kenang Batal Nikah
Presiden AS Joe Biden juga telah mengetahui penembakan itu. Kasus penembakan massal itu telah mengintensifkan perdebatan sengit mengenai undang-undang senjata dan Amandemen Kedua Konstitusi AS, yang mengabadikan hak untuk memiliki dan membawa senjata.
“Kami berduka cita atas mereka yang nyawanya terenggut karena kekerasan senjata yang tidak masuk akal, serta memberikan perhatian kepada semua korban terdampak,” ujar Biden.
Biden juga menyerukan Partai Republik untuk bekerja sama dengan Partai Demokrat meloloskan undang-undang keamanan senjata. DAY
Baca juga : Pidato Paus di Istana Negara: Hapuskan Prasangka, Tumbuhkan Saling Percaya
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Jumat, 6 September 2024 dengan judul "Dor… Dor… Penembakan Kembali Terjadi Di Sekolah AS, Harris-Trump Kutuk Pelaku"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya