Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bicara Di GTH 2024 FPCI
Marty Natalegawa: Dunia Perlu Pemimpin Pemersatu
Minggu, 8 September 2024 16:16 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Meski tak mungkin ada kondisi dunia yang sepenuhnya damai, namun di masa lalu, sengketa sebesar apapun, bisa diatasi dengan jalan diplomasi dan etika.
Ini disampaikan mantan Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa, saat menjadi pembicara pada Global Town Hall (GTH) 2024, yang digelar Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) selama 15 jam nonstop pada Sabtu (7/9/2024).
Baca juga : Persija Dihajar Borneo, Carlos Pena: Ini Pertandingan Keras
"Sayangnya, ini yang tidak kita miliki. Jika ada yang tidak sependapat, bukannya mencari jalan diplomasi, justru malah mengambil konflik terbuka," keluhnya.
Dunia sekarang, lanjut Marty, seolah melupakan, bahwa semua negara punya masalah bersama yang harus diselesaikan secara bersama. "Inilah gunanya ruang tengah. Zona damai dimana isu seperti krisis, kemiskinan dan pembangunan berkelanjutan dibahas dan dipecahkan bersama," ujar pemilik nama lengkap Raden Mohammad Marty Muliana Natalegawa ini.
Baca juga : Gebuk Madura United, Carlos Pena Waswas Skuad Persija Cedera
Dia berharap, ruang publik antar negara untuk saling bercengkrama tanpa sikut-sikutan kembali terisi oleh sosok-sosok diplomatis. “Kita harus bangun lagi ruang diplomasi, agar dialog mencari jalan solutif terbentuk," saran mantan Duta Besar Indonesia untuk Britania dan Irlandia ini.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya