Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Sekretaris Jenderal Pro Jokowi (PROJO) Handoko mengatakan tidak perlu syarat politis dalam silaturahmi Presiden Jokowi dengan Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Handoko menjelaskan bahwa silaturahim terutama dalam bulan Syawal adalah kearifan budaya Nusantara. Saling menyambangi secara kekeluargaan dalam silaturahim bahkan sudah menjadi jadi diri Bangsa Indonesia.
Baca juga : Ganjar-Mahfud Baru Akan Silaturahmi ke Mega Pekan Depan
“Urusan bangsa dan negara itu tidak melulu soal politik. Enggak usah pakai syarat,“ kata Handoko, dalam keterangannya, Sabtu (13/4/2024).
Menurut Handoko, silaturahmi hanya membutuhkan niat baik dan ketulusan hati. Tidak perlu syarat-syarat politis yang hanya akan mencederai hati rakyat.
Baca juga : Istana: Silaturahmi Jokowi dan Mega Sedang Dicarikan Waktu yang Tepat
Masyarakat Indonesia tidak bisa menerima tindakan berlebihan dalam segala hal.
Dia menilai Presiden Jokowi adalah negarawan yang sangat memahami hati rakyat. Pertemuan para tokoh nasional esensinya adalah mendekati dan menyelami hati rakyat.
Baca juga : Salat Idul Fitri di Hambalang, Prabowo Dikerubungi Warga
“Menolak silaturahim bikin rakyat ilfil, " ujar Handoko.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya