Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ketegangan Politik Di Prancis Meningkat
Ratusan Ribuan Orang Demo Tolak PM Uzur
Senin, 9 September 2024 06:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ratusan ribu orang di Prancis turun ke jalan, menolak penunjukan politisi sayap kanan Michel Barnier sebagai Perdana Menteri (PM) baru. Salah satu alasannya, usia Barnier sudah terlalu tua untuk menduduki jabatan tersebut.
Kementerian Dalam Negeri Prancis menyebut 110.000 orang turun ke jalan secara nasional, Sabtu (7/9/2024). Dari jumlah itu, sekitar 26.000 orang menggelar aksi di Paris, ibu kota Negeri Eiffel Tower.
Mathilde Panot, anggota terkemuka dari partai sayap kiri Prancis (La France Insoumise/LFI), menyebut jumlah peserta demo lebih dari data Pemerintah. Menurutnya, jumlah pengunjuk rasa di seluruh negeri adalah 300.000 dengan 160.000 hanya di Kota Paris saja.
Baca juga : Pansel Pertimbangkan Hasil Sidang Etik Nurul Ghufron
Selain di Paris, protes juga terjadi di Kota Nantes di bagian barat, Marseille di selatan, dan Strasbourg di timur. Alasan utama pengunjuk rasa, menolak penunjukan Barnier, mantan Menlu yang berusia 73 tahun dan mantan negosiator Uni Eropa (UE) pada 5 September 2024.
Dalam aksi protes tersebut, banyak orang juga menyatakan kemarahannya terhadap Presiden Emmanuel Macron dan menyerukan pengunduran dirinya.
Banyaknya pengunjuk rasa, masa depan pemerintahan Macron sedang menghadapi tantangan besar. Presiden Prancis itu kemungkinan akan kesulitan meredakan ketegangan politik dan membangun koalisi yang stabil.
Baca juga : Sherina Munaf, Liburan Tanpa Suami
“Republik sedang runtuh. Suara rakyat tidak akan berarti selama Macron masih menjabat,” kata Manon Bonijol (21 tahun), yang ikut aksi turun ke jalan.
Abel Couaillier, mahasiswa berusia 20 tahun, mengaku terkejut Barnier diangkat jadi PM baru. Ia menyebut PM baru itu sebagai “gajah tua” mengacu pada usianya. “Saya masih muda dan percaya bahwa kita bisa berubah,” katanya.
Polisi Prancis mengumumkan bahwa mereka telah menangkap lima pengunjuk rasa di Ibu Kota.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya