Dark/Light Mode

Aeroflot Kembali Terbangi Moskow-Denpasar, Hubungan Indonesia-Rusia Makin Erat

Rabu, 18 September 2024 22:32 WIB
Wakil Kepala Perwakilan KBRI Moskow, Berlian Helmy (kiri) dan Wakil I Direktur Jenderal Aeroflot, Andrey Viktorovich Semyonov dalam acara pelepasan perdana penerbangan Moskow-Denpasar di Bandara Sheremetyevo, Rabu (18/9/2024). (Foto: KBRI Moskow)
Wakil Kepala Perwakilan KBRI Moskow, Berlian Helmy (kiri) dan Wakil I Direktur Jenderal Aeroflot, Andrey Viktorovich Semyonov dalam acara pelepasan perdana penerbangan Moskow-Denpasar di Bandara Sheremetyevo, Rabu (18/9/2024). (Foto: KBRI Moskow)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penerbangan langsung Indonesia-Rusia pertama dengan rute Moskow – Denpasar Bali, resmi diluncurkan pada 17 September 2024 melalui bandara Sheremetyevo (SVO), Moskow.

Penerbangan ini menandai tonggak penting dalam upaya mempererat hubungan antara Rusia dan Indonesia. Mengingat penerbangan tersebut sempat terhenti selama hampir empat tahun.

 

 

Wakil Kepala Perwakilan KBRI Moskow, Berlian Helmy dan Wakil I Direktur Jenderal Aeroflot, Andrey Viktorovich Semyonov hadir dalam pelepasan perdana ini.

"Dimulainya kembali penerbangan langsung ini tidak hanya sekadar membuka rute baru, tetapi juga melambangkan komitmen yang lebih dalam untuk meningkatkan konektivitas dan hubungan ekonomi kedua negara," ujar Berlian Helmy dalam keterangan resmi KBRI Moskow, yang diterima RM.id, Rabu (18/9/2024).

Baca juga : Inggris Hargai Indonesia Sebagai Teman Dan Mitra

Berlian juga menekankan tiga penting penerbangan ini. Pertama, konektivitas yang lebih baik dapat semakin memperkuat hubungan antar-masyarakat (people-to-people contact).

Penerbangan ini menyediakan koneksi penting kedua negara, serta mempermudah akses pengenalan dan pertukaran budaya dan pariwisata.

”Rute ini mendorong hubungan antarmasyarakat yang lebih kuat, yang pada akhirnya akan memperdalam kerja sama dan pemahaman bersama dalam konteks kebudayaan dan pariwisata," tegas Berlian.

Kedua, peningkatan perdagangan melalui jalur rute kargo udara baru yang memungkinkan proses perdagangan yang lebih cepat, murah, dan efisien. Ini akan memperlancar aliran barang Rusia-Indonesia dan sebaliknya. Terutama di sektor-sektor utama seperti pertanian dan perikanan, serta komoditas lain yang menjadi unggulan Indonesia.

Hal ini sejalan dengan semangat Kesepakatan Perdagangan Bebas (Free Trade Agreement), Indonesia-Eurasia Economic Union (EAEU) yang diharapkan selesai pada akhir tahun ini.

Ketiga, mendorong peningkatan investasi, baik dari Rusia ke Indonesia atau sebaliknya.

Baca juga : Soal Kadin, Jokowi Terbuka Bertemu Dengan Anindya Dan Arsjad

Konektivitas langsung ini tak hanya memberikan peluang besar bagi peningkatan investasi. Tetapi juga mempermudah pelaku bisnis dan investor untuk mengeksplorasi potensi ekonomi yang ada di Indonesia, termasuk di sektor-sektor yang menjadi unggulan Rusia. Antara lain teknologi, infrastruktur dan industri.

Penerbangan langsung ini diharapkan dapat menjadi batu loncatan yang semakin memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Rusia. Serta membawa manfaat ekonomi bagi kedua negara.

Hal yang sama juga disampaikan Wakil I Direktur Jenderal Aeroflot, Andrey Semyonov, yang menyambut baik adanya pembukaan ini.

"Rute ini merupakan rute yang sudah lama ditunggu-tunggu masyarakat Rusia. Indonesia, terutama Bali, adalah destinasi yang paling diminati warga Rusia saat ini. Sejak kami pasarkan rute baru ini, kami mencatat adanya peningkatan permintaan ke Bali sebesar 90 persen”, jelas Andrey.

Rute perbangan Moskow-Denpasar ini akan beroperasi sebanyak dua kali seminggu dan sangat potensial untuk ditambah menjadi tiga kali.

Mengacu laporan Badan Pusat Statistik (BPS) periode Januari-Juli 2024, jumlah kunjungan turis Rusia ke Indonesia mencapai 97.994 orang atau hampir 100 ribu orang.

Baca juga : Menag Harap, Paus Saksikan Keberagamaan Indonesia Terpelihara Baik

Dengan penerbangan langsung, jumlah wisman asal Rusia diprediksi meningkat signifikan. Indonesia menjadi salah satu destinasi favorit warga Rusia di kawasan Asia Tenggara.

Meski tidak ada penerbangan langsung, jumlah kunjungan warga Rusia ke Indonesia pada tahun 2023 mencapai 161.323 orang atau meningkat 117,6 persen (yoy).

Tahun 2022, wisman Rusia berjumlah 74.143 orang atau meningkat signifikan sebesar 783,5 persen (yoy).

Lebih dari 90 persen wisman Rusia yang berkunjung ke Indonesia memilih Bali sebagai destinasi wisata. Baru setelah itu, mereka memilih Jakarta dan destinasi lainnya.

Aeroflot telah lebih dulu terbang ke dua negara ASEAN lainnya, yaitu Thailand (Bangkok dan Phuket) sejak Oktober 2022 dan Viet Nam (Ha Noi) sejak Januari 2024. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.