Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sugiono, Pujakesuma Pensiunan Militer Dan Politikus Berlabuh Jadi Bos Diplomat
Senin, 21 Oktober 2024 15:07 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kabinet Merah Putih yang dibentuk Presiden Prabowo Subianto penuh kejutan. Muncul sejumlah nama yang tak diduga-duga. Seperti Sugiono (45) yang ditunjuk Presiden ke-8 RI mengisi pos bosnya para diplomat. Sebagai sosok yang bukan dari karier diplomat, komunitas internasional tak sabar menunggu aksinya menakhodai Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) yang selama 10 tahun terakhir dipimpin Retno Marsudi.
Selama ini, Sugiono berkiprah di Partai Gerindra sejak 2008. Suami dari Marlyn Maisarah (anggota Fraksi Gerindra DPR RI 2024-2029) juga merupakan pendiri Partai Gerindra. Kiprahnya sebagai Wakil Ketua Umum DPP Gerindra telah mengantarnya ke parlemen. Posisinya sebaga Wakil Ketua Komisi I DPR RI periode 2019-2024 membuatnya dinilai akrab dengan dunia diplomasi. Karena hubungan kerjanya dengan Kemlu yang merupakan mitra dari Komisi I DPR.
Baca juga : Bersepeda Itu Lebih Sehat
Sugiono yang punya satu kata nama ini juga merupakan Pujakesuma yakni Putra Jawa Kelahiran Sumatera. Pria kelahiran Takengon Aceh ini menghabiskan tinggal di Negeri Serambi Mekah ini hingga SMP. Lalu melanjutkan pendidikan di pulau Jawa. Perantauan inilah yang kemudian membawa takdirnya bertemu Prabowo.
Tak sedikit yang mengatakan Sugiono sebagai anak ideologis Prabowo. Pasalnya, di mata para kader Gerindra, Sugiono dinilai memiliki banyak kesamaan dengan Prabowo. Selain dikenal cerdas, juga cermat dalam menanggapi persoalan dan tegas dalam bersikap. Selain itu, ayah satu anak ini memiliki latar belakang pendidikan militer.
Baca juga : MotoGP, Bagnaia Dan Jorge Martin Ketat Berebut Juara Dunia
Pada 1994, Sugiono mengenyam pendidikan di SMA Taruna Nusantara Magelang, Jawa Tengah. Dia lulus pada 1997, tercatat sebagai alumni Angkatan V SMA Taruna Nusantara (1994-1997). Cita-cita menjadi prajurit mengarahkannya untuk mendaftar sebagai calon taruna AKABRI. Namun, pada saat bersamaan, Danjen Kopassus saat itu, Mayor Jenderal TNI Prabowo Subianto, membuka pilot project berupa pengiriman alumni SMA Taruna Nusantara ke beberapa perguruan tinggi militer di Amerika Serikat (AS) melalui program beasiswa.
Sugiono mengikuti seleksi hingga dinyatakan lulus untuk mengikuti pendidikan sebagai kadet di Norwich University, sebuah kampus militer tertua di AS. Setelah kelulusannya dari Norwich University, Sugiono sempat bekerja di Negeri Paman Sam itu sebelum memutuskan kembali ke Tanah Air dan mengikuti pendidikan calon perwira TNI (Semapa PK) di Akademi Militer Magelang.
Baca juga : Pemerintah Permudah Skema Investasi Hulu Migas, Gross Split Baru Jadi Andalan
Pada tahun 2002, Sugiono lulus dan dilantik sebagai perwira TNI AD berpangkat Letnan Dua Korps Infanteri, dan pensiun dengan pangkat Letnan Satu. Prabowo-lah yang membuat Sugiono terjun ke politik, dan menjadi salah satu dewan pendiri Gerindra. Ia mejadi kader sejak 2008, membesarkan Gerindra.
Kini, Sugiono harus memimpin kementerian yang konon ketat dalam urusan kaderisasi internal. Dalam tugasnya ini, ia dibantu dua diplomat karier Duta Besar (Dubes) Arrmanatha Nasir yang pernah bertugas di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan Prancis, serta Dubes Arif Havas Oegroseno yang bertugas di Jerman. Selain itu, Sugiono juga dibantu Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Muhammad Anis Matta. Mereka telah resmi bertugas setelah dilantik pada Senin (21/10/2024).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya