Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Patung Kotoran Manusia Di Atas Meja Eks Ketua DPR AS Dipajang Di National Mall
Sabtu, 26 Oktober 2024 07:43 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sebuah karya instalasi seni sementara berbentuk kotoran manusia yang terbuat dari perunggu, menarik perhatian orang-orang yang lewat di depan National Mall, Washington DC, Amerika Serikat (AS).
Instalasi seni satir yang dipajang di taman nasional itu diilustrasikan berada di meja mantan Ketua DPR AS Nancy Pelosi. Plakatnya mengklaim untuk menghormati siapa saja yang berpartisipasi dalam kerusuhan 6 Januari 2021 di Gedung Capitol AS.
Patung itu terkesan menjadi bagian demonstrasi menentang kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Donald Trump menjelang Pilpres 5 November mendatang.
Baca juga : Gawat! Ada 3 Korban Lagi Di Kasus Perundungan PPDS Undip, Siap Lapor Polisi
Foto: Getty Images via USA Today
"Tugu peringatan ini menghormati para pria dan wanita pemberani yang menerobos masuk ke Gedung Capitol Amerika Serikat pada tanggal 6 Januari 2021, untuk menjarah, buang air kecil, dan buang air besar di seluruh aula suci untuk membatalkan hasil pemilu. Presiden Trump menyebut mereka sebagai ‘patriot yang luar biasa’ dan ‘pejuang.’ Monumen ini berdiri sebagai bukti pengorbanan mereka yang berani dan warisan yang abadi," demikian bunyi plakat sarkastik yang terpasang di karya instalasi seni tersebut.
Menurut laporan USA Today, izin publik pemasangan instalasi seni tersebut diajukan Julia Jimenez-Pyzik dari Civic Crafted LLC. Izin yang disetujui National Park Service (NPS) menyebut, patung tersebut bernama "The Resolute Desk."
Baca juga : Kolaborasi Pupuk Indonesia Dan Kejagung Wujudkan Ketahanan Pangan Warga Jakarta
Patung yang didirikan pada Kamis (25/10/2024), akan dipajang hingga Jumat (31/10/2024).
"Sebagai tanah federal dan ruang publik utama Amerika, National Mall menyediakan forum yang menjadi tempat warga menjalankan hak konstitusional mereka untuk berbicara dan berkumpul," kata Kepala Komunikasi National Mall dan Memorial Parks Mike Litterst kepada USA TODAY, Jumat (25/10/2024).
Menurutnya, izin diperlukan untuk kegiatan terorganisasi di area yang dikelola oleh NPS, tidak mempertimbangkan isi pesan yang akan disampaikan.
Baca juga : HUT Ke-19, Pertamina EP Kontribusi Industri Hulu Migas Jaga Ketahanan Energi Nasional
Izin yang dikeluarkan menjabarkan kondisi khusus yang menjadi dasar penyelenggaraan acara untuk memastikan keselamatan publik, perlindungan sumber daya taman, dan untuk menjaga suasana peringatan jika memungkinkan.
Keberadaan patung tersebut terus menuai reaksi di media sosial. "Saya tidak percaya, ada orang yang menyetujui izin seperti ini," kata netizen di jagat X.
"Selamat datang di Amerika, tempat patung kotoran perunggu yang menghormati orang-orang yang mencoba menghancurkan demokrasi kita saat ini, berdiri di National Mall," kata netizen lainnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya