Dark/Light Mode

Evakuasi Tahap Pertama Dari Suriah, 37 WNI Tiba Di Tanah Air

Jumat, 13 Desember 2024 11:26 WIB
Warga Negara Indonesia yang mengikuti gelombang pertama evakuasi dari Suriah tiba di Jakarta, 12 Desember 2024. (Foto Kemlu RI)
Warga Negara Indonesia yang mengikuti gelombang pertama evakuasi dari Suriah tiba di Jakarta, 12 Desember 2024. (Foto Kemlu RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Indonesia berhasil mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdampak konflik di Suriah. Pada 12 Desember 2024, 37 WNI yang terdiri dari 35 WNI dan dua staf pendamping dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Damaskus, tiba di Jakarta.

Ketibaan ini merupakan gelombang evakuasi pertama. Pemerintah RI melalui KBRI Damaskus juga berencana memfasilitasi WNI untuk evakuasi gelombang kedua.

Menurut Direktur Pelindungan WNI Judha Nugraha, para WNI dievakuasi melalui jalur darat dari Damaskus menuju Beirut pada 10 Desember 2024. Selanjutnya, mereka diterbangkan menggunakan penerbangan komersial menuju Jakarta. Para WNI berasal dari beberapa daerah yaitu, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Banten, dan Lampung.

Baca juga : Angkutan Jalan Perintis Masih Terabaikan

Pemerintah RI berencana memfasilitasi evakuasi gelombang kedua. Hingga saat ini sebanyak 97 WNI telah menyatakan kesediaannya untuk mengikuti proses evakuasi.

"Angka ini dapat naik dan turun. Ada beberapa yang menyatakan batal ikut evakuasi, ada juga yang baru mendaftar," terang Judha, Jumat (13/12/2024).

"Pola evakuasi akan memperhatikan situasi keamanan di lapangan yang sangat dinamis. Saat ini pola jalur darat dari Damaskus ke Beirut yg dilakukan," imbuhnya.

Baca juga : Data WNI Di Malaysia Perlu Diaudit Ulang

Berdasarkan data KBRI Damaskus, WNI di Suriah berjumlah 1.162 orang. Mereka tersebar di berbagai provinsi. Mayoritas menetap di Ibu Kota Suriah, Damaskus. Sebagian besar di antara mereka merupakan pekerja migran.

Sebagai informasi, menyikapi situasi keamanan di Suriah usai jatuhnya pemerintahan Bashar Al-Assad, KBRI Damaskus telah menetapkan status Siaga I untuk seluruh wilayah Suriah pada 7 Desember 2024. Beberapa langkah pelindungan telah diambil Pemerintah RI.

Antara lain koordinasi intensif dengan Kementerian/Lembaga terkait, pemutakhiran Rencana Kontinjensi. Termasuk rute evakuasi, pertemuan hybrid dengan para WNI di Wilayah Suriah, dan koordinasi dengan Pemerintah setempat untuk menjamin safe corridor pergerakan WNI ke perbatasan.

Baca juga : KAI Commuter Tambah Petugas Dan Kerahkan TNI Sambut Reuni Akbar 212 Di Monas

Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) dan KBRI Damaskus terus melakukan pendataan bagi WNI yang ingin mengikuti proses evakuasi ke tanah air. Kemlu juga mengimbau agar WNI tetap waspada, menghindari lokasi yang rawan maupun kerumunan massa, meminimalisasi pergerakan yang tidak perlu serta menjalin komunikasi erat dengan KBRI Damaskus.

Bagi keluarga di Indonesia yang memiliki kerabat di Suriah dapat menghubungi hotline Direktorat Pelindungan WNI di nomor +6281290070027.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.