Dark/Light Mode

KBRI Beijing Gaet Investor Hingga Wisatawan Dari Sichuan, Provinsi Kaya Di China

Jumat, 20 Desember 2024 10:59 WIB
Duta Besar Indonesia untuk China merangkap Mongolia Djauhari Oratmangun (tengah) menyaksikan penandatanganan nota kesepahanam antara perusahaan Indonesia dan China di Hotel Shangri-La, Chengdu, Provinsi Sichuan, China, Selasa (17/12/2024). (Foto KBRI Beijing)
Duta Besar Indonesia untuk China merangkap Mongolia Djauhari Oratmangun (tengah) menyaksikan penandatanganan nota kesepahanam antara perusahaan Indonesia dan China di Hotel Shangri-La, Chengdu, Provinsi Sichuan, China, Selasa (17/12/2024). (Foto KBRI Beijing)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing menggelar pertemuan bisnis yang membidik para investor dan wisatawan dari Sichuan, provinsi kaya di China. Acara ini merupakan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi dan China Council for the Promotion of International Trade (CCPIT) Sichuan. 

Acara bertema “Indonesia Connect 2024: Unlocking Opportunities in Business, Investment and Tourism” berlangsung di Hotel Shangri-La, Chengdu, Ibu Kota Provinsi Sichuan, Selasa (17/12/2024). Acara ini bertujuan mempererat hubungan ekonomi, perdagangan, investasi, dan pariwisata serta people-to-people contact antara Indonesia dan Provinsi Sichuan, serta melihat berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan lebih lanjut.

Sebagai informasi, enam provinsi kaya di China, meliputi Guangdong, Jiangsu, Zhejiang, Shandong, Henan dan Sichuan - yang menyumbang sekitar 40 persen bagi ekonomi China.

Dan, Chengdu adalah Kota Terkaya di bagian barat China. Di Chengdu, Hi-Tech Industri paling berkembang. Banyak perusahaan teknologi yang berdiri di kota ini. Yang paling besar adalah Foxcon. Foxcon memasok 75 persen komponen iPad milik Apple dari AS. Yang terbesar kedua adalah Intel.

Acara Indonesia Connect 2024 dihadiri Xu Weilin, Wakil Ketua Sichuan Committee of Chinese People’s Political Consultative Conference; Fan Jun, Wakil Presiden CCPIT Sichuan Council serta 180-an pelaku bisnis dari Indonesia dan China.

Dalam sambutannya, Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk China merangkap Mongolia Djauhari Oratmangun menekankan pentingnya Chengdu sebagai gerbang ekonomi China bagian barat, serta pertumbuhan positif perdagangan bilateral antara Indonesia dan Provinsi Sichuan yang mencapai 2,4 miliar dolar AS pada 2023. Ia juga mencatat, investasi China ke Indonesia terus meningkat, dengan realisasi lebih dari 6 miliar dolar hingga kuartal ketiga 2024.

Baca juga : Kadin Indonesia dan Kadin Provinsi Siap Manfaatkan Akses Pasar ke Eropa

“Hubungan bilateral kita semakin kuat, ditandai dengan kerja sama konkret dalam bidang energi terbarukan, industri hilir, ekonomi digital, dan pariwisata. Diharapkan dengan Konsulat baru di Chengdu dalam waktu tidak lama lagi, kita akan semakin mendekatkan hubungan antara kedua pihak,” terang Dubes Djauhari.

Indonesia Connect 2024 menampilkan berbagai sesi presentasi untuk mendalami potensi kerja sama antara kedua negara, termasuk:

1. Update Ekonomi Indonesia  Disampaikan Yulian Wihantoro, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Beijing, yang menjelaskan prospek ekonomi Indonesia yang optimistis dengan pertumbuhan PDB diproyeksikan mencapai 5,6 persen pada 2025.

2. Peluang Bisnis dan Investasi di Indonesia 

Disampaikan Nadia Sumampouw, Minister Counsellor Fungsi Ekonomi KBRI Beijing, menyoroti enam sektor prioritas investasi Indonesia, termasuk energi hijau, ekonomi digital, dan industri hilir.

3. Kebijakan Golden Visa Indonesia Hadir Herawan Sukoaji, Atase Imigrasi KBRI Beijing, memaparkan kebijakan Golden Visa yang memudahkan proses visa bagi investor dan pelaku bisnis Tiongkok.

Baca juga : OJK Terbitkan POJK Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bulion, Ini 8 Poin Yang Diatur

4. Berbagi Pengalaman Perusahaan China

Hadir Song Junrui dari Sichuan CRUN Co., Ltd. memaparkan keberhasilan investasi mereka di proyek energi terbaharukan di Indonesia.

Ada Huang Zhiwei dari CiDi Intelligent Driving Technology Co., Ltd. menjelaskan bahwa CiDi Inc. bersama dengan TransJakarta dan penyedia layanan operasi Damri, telah berdiskusi mengenai proyek bus listrik cerdas untuk PT TransJakarta serta rencana investasi dalam pengembangan teknologi kendaraan listrik pintar untuk bidang transportasi publik dan pertambangan.

Salah satu momen penting dalam acara Indonesia Connect 2024 adalah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara perusahaan Indonesia dan China. Yakni antara PT Kawasan Industri Jorong dengan China National Chemical Engineering Co. Ltd, dan  PT. Berkah Gifting Untukmu, serta antara Happiness Unlimited Technology (HK) Limited and PT. Asiatronic Indo Makmur untuk rencana kerja sama bisnis di bidang kimia, manufaktur dan teknologi tinggi.

Selain itu, berbagai produk-produk eskpor Indonesia yang telah masuk pasar China juga ikut dipamerkan. Antara lain produk sarang burung walet Rancy Bird Nest oleh perusahaan Chengdu Swiftex Imp & Exp Co., Ltd dan snack Indonesia seperti kerupuk Papatonk, snack Nabati, Get Git, Deka, dan Tostos.

Terdapat juga promosi kopi Mandailing yang dilakukan Citi Kopi Club dan Alamiko. Pada acara tersebut, para peserta mendapatkan berbagai olahan kopi Mandailing dari baristanya Anthony Liu.

Baca juga : Anindya Bakrie Sambut Kedatangan Presiden Prabowo di China

Untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia, acara ini juga menyuguhkan berbagai pertunjukan tari tradisional Indonesia.  Ada Tari Merak, Tari Lenggang Nyai, Tari Badindin, dan Tari Minang Gembira yang dibawakan  Sanggar Tari Yingde yang keseluruh penarinya merupakan warga negara China. Juga disuguhkan Medley Tarian Daerah Indonesia, Tari Batak Tor-Tor, dan Tari Papua Wa E Wa E O (Kita Bisa) yang dibawakan Mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Provinsi Sichuan.

Acara semakin dimeriahkan dengan menyanyikan lagu nasional Indonesia termasuk lagu Tanah Air, Rayuan Pulau Kelapa dan O’Ulate  dibawakan Trio Obras - Oratmangun Braders (Djauhari, Dharma, dan Irba Oratmangun). Dilanjutkan dengan Indonesia Pusaka dan medley lagu daerah Indonesia yang dibawakan mahasiswa Indonesia di Chengdu.

"Indonesia Connect 2024 di Kota Chengdu menegaskan komitmen kuat Indonesia dan China untuk terus memperkuat kemitraan strategis kedua negara," pungkas Dubes Djauhari.

 

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.