Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dubes RI Untuk Swedia Kamapradipta Isnomo Peringati 20 Tahun Tsunami Bersama Raja Swedia
Sabtu, 28 Desember 2024 07:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Swedia Kamapradipta Isnomo menghadiri upacara mengenang 20 tahun Tsunami Samudra Hindia. Upacara tersebut diselenggarakan di Katedral Uppsala, Swedia, Kamis (26/12/2024) waktu setempat.
Dalam keterangan yang diterima Rakyat Merdeka, Jumat (27/12/2024), Dubes Kama-sapaan Kamapradipta Isnomo, bergabung bersama Raja Carl XVIGustaf, Ratu Silvia, Perdana Menteri Ulf Kristersson, Ketua Parlemen Swedia serta Duta Besar Thailand Thailand Arunrung Phothong Humphreys dan Duta Besar Sri Lanka Kapila Fonseka, menyalakan lilin peringatan.
“Kita tidak hanya mengenang mereka yang telah pergi, tetapi juga merayakan semangat kemanusiaan yang menyatukan kita di masa-masa tergelap,” ujar Dubes Kama dalam upacara itu.
Menurutnya, tsunami 2004 itu meninggalkan luka yang mendalam. Namun dari tragedi ini lahir ikatan solidaritas dan persaudaraan yang melampaui batas negara dan benua.
Baca juga : Dubes Amerika Serikat Kamala Lakhdhir Gelar Puncak Perayaan 75 Tahun Hubungan Bilateral
Dubes Kama menegaskan, Indonesia tidak akan pernah melupakan tangan-tangan yang terulur dari berbagai penjuru dunia. Termasuk dari Swedia.
“Ketika bencana merenggut korban jiwa dan harta, dunia memberi kami harapan melalui kasih sayang dan kepedulian yang luar biasa. Semoga cahaya lilin yang kita nyalakan hari ini menjadi simbol harapan, persatuan dan pengingat bahwa dalam setiap tantangan, kita selalu lebih kuat bersama-sama,” jelasnya.
Upacara ini juga dihadiri para pemimpin agama, komunitas internasional serta publik yang ingin memberikan penghormatan. Nyanyian, doa dan cahaya lilin yang memenuhi Katedral Uppsala menciptakan suasana penuh ketenangan dan harapan.
Partisipasi Dubes Indonesia dalam upacara ini mencerminkan hubungan erat antara Indonesia dan Swedia. Termasuk memperkuat pesan universal tentang pentingnya empati, persaudaraan dan kesiapan menghadapi tantangan bersama di masa depan.
Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Peringati Satu Dekade Lewat Berbagai Capaian Positif
Momen tersebut diungguh Dubes Kama di Instagram @ ambassadorkamapradipta dan @indonesiainstockholm.
Dalam suasana penuh keheningan dan refleksi, upacara ini menjadi momen untuk mengenang mereka yang telah tiada, serta menunjukkan solidaritas terhadap para penyintas dan keluarga yang kehilangan.
Sebagai informasi, Tsunami Samudra Hindia terjadi pada 26 Desember 2004. Tsunami diawali gempa berkekuatan 9,1 magnitudo di lepas pantai Provinsi Aceh, Indonesia.
Guncangan itu mengirimkan gelombang tsunami setinggi 17,4 meter yang menghantam wilayah Indonesia, Sri Lanka, India, Thailand serta pesisir pantai sembilan negara lainnya.
Baca juga : Dubes Amerika Serikat Kamala Shirin Lakhdhir Lantik 20 Relawan Peace Corps Baru
Menurut laporan akhir Koalisi Evaluasi Tsunami, total 227.898 orang meninggal dunia karena bencana itu. Banyak korban yang dikubur tanpa identitas. Di antara yang meninggal, terdapat 170.000 warga negara Indonesia dan 543 warga negara Swedia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya