Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Hari Pertama Jadi Presiden, Donald Trump Banyak Tingkah
Rabu, 22 Januari 2025 08:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Donald Trump resmi dilantik menjadi Presiden Amerika Serikat ke- 47 di Gedung Capitol, Washington DC, Senin (20/1/2025). Pada hari pertamanya jadi presiden, Trump langsung banyak tingkah. Mulai dari meneken sekitar seratusan dokumen perintah eksekutif, menolak menempelkan tangan ke Injil saat mengucapkan sumpah jabatan, hingga melempar pena usai meneken dokumen.
Suhu dingin menyelimuti Washington DC saat pelantikan Trump. Badan Meteorologi setempat melaporkan, suhu Washington siang itu mencapai minus 6 derajat Celsius. Karena kondisi ini, upacara pelantikan presiden yang biasanya digelar di tangga luar Gedung Capitol terpaksa dipindahkan ke dalam ruangan.
Upacara pelantikan dimulai pukul 12 siang. Satu jam sebelum acara dimulai, para tamu sudah memadati aula utama Gedung Capitol. Sekitar 500 tamu undangan hadir. Ada mantan presiden, anggota parlemen, CEO perusahaan teknologi terkemuka, calon menteri, hingga artis.
Baca juga : Airlangga: Optimalisasi DHE SDA Kedepankan Kepentingan Nasional Indonesia
Miliarder super kaya seperti Elon Musk (CEO Tesla), Mark Zuckerberg (CEO Meta), dan Jeff Bezos (CEO Amazon) duduk di barisan depan. Mereka duduk bersama dengan para mantan presiden Amerika Serikat. Tampak hadir Bill Clinton, George W. Bush, dan Barack Obama.
Trump memasuki ruangan paling akhir. Kehadirannya disambut gemuruh tepuk tangan. Presiden dari Partai Republik yang kini berusia 78 tahun itu, mengenakan setelan jas biru gelap dan dasi ungu. Ia melangkah dengan tenang, dan percaya diri.
Dengan langkah mantap, ia menyapa sejumlah tamu penting seperti Joe Biden dan Kamala Harris, kemudian mengecup istrinya, Ivanka Trump. Setelah itu, ia menyapukan pandangannya ke seluruh ruangan sambil tersenyum kecil. Hadiri bertepuk tangan. “Terima kasih, terima kasih,” kata Trump.
Baca juga : Prabowo Resmikan 37 Proyek Ketenagalistrikan Nasional
Setelah rangkaian sambutan, prosesi pelantikan dimulai. Trump mengucapkan sumpah jabatan. Belakangan, momen ini jadi sorotan. Pasalnya, Trump tidak meletakkan tangannya di atas Injil, berbeda dengan tradisi yang biasa dilakukan oleh presiden-presiden sebelumnya.
Tim Transisi tidak memberikan penjelasan terkait alasan Trump tidak meletakkan tangannya di atas Injil. Mereka hanya mengungkapkan jenis Alkitab yang digunakan dalam prosesi tersebut. Yaitu, Alkitab yang digunakan untuk melantik Presiden ke-16 Amerika Serikat, Abraham Lincoln, dan satu lagi merupakan Alkitab yang diberikan sang ibu kepada Trump.
Setelah pengucapan sumpah jabatan, Trump maju ke podium untuk menyampaikan pidato pelantikannya Selama sekitar 30 menit, politisi gaek ini berbicara tanpa teks, dengan penuh semangat. Beberapa kali hadirin berdiri memberikan aplaus, membuat ruangan bergemuruh.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya