Dark/Light Mode

Dubes Amerika Serikat Kamala Lakhdhir Beri Keterampilan Dasar Diplomasi Pemimpin Muda

Rabu, 22 Januari 2025 07:09 WIB
Dubes Kamala Lakhdhir (keempat kiri) bersama peserta AYDA di Jakarta, Kamis (16/1/2025). (Foto: Dok. Kedubes AS)
Dubes Kamala Lakhdhir (keempat kiri) bersama peserta AYDA di Jakarta, Kamis (16/1/2025). (Foto: Dok. Kedubes AS)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) meluncurkan program Ambassador’s Youth Diplomacy Academy (AYDA) di MyAmerica Jakarta American Center, Kamis (16/1/2025).

AYDA merupakan program teranyar Kedubes AS yang berdurasi enam bulan untuk para pemimpin muda Indonesia bagi yang ingin berkarier di bidang internasional. Program ini dirancang untuk memberikan keterampilan dasar dalam seni dan praktik diplomasi.

Dalam keterangan tertulisnya, Minggu (19/1/2025), Duta Besar (Dubes) AS untuk Indonesia Kamala Lakhdhir mengatakan, program tahunan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Paman Sam untuk memperkuat hubungan bilateral antara Amerika Serikat dan Indonesia.

Baca juga : Tok! Arsjad Serahkan Kursi Ketum Ke Anin Di Munas Konsolidasi Persatuan Kadin

“Caranya, dengan menegas kan peran penting generasi muda Indonesia sebagai pendukung dan kontributor dalam mempererat hubungan antara kedua negara,” terang Dubes Lakhdhir.

Dalam diskusinya dengan para peserta, dubes yang pernah ngepos di Malaysia ini menekankan pentingnya generasi muda mempererat hubungan kedua negara. AS dan Indonesia, lanjutnya, terus memperluas kolaborasi, terutama dalam isu perdamaian, keamanan Indo-Pasifik, pembangunan berkelanjutan, transformasi digital Indonesia dan di bawah Kemitraan Strategis Komprehensif (Comprehensive Strategic Partnership/CSP) kedua negara.

Dubes Lakhdhir juga berbagi pengalaman kariernya sebagai diplomat. Termasuk karakteristik penting yang diperlukan untuk sukses di dunia diplomasi, seperti kecerdasan, kepribadian dan kerja keras.

Baca juga : Menlu RI: Diplomasi Indonesia Tetap Bebas Aktif

Peserta pun mendapat kesempatan untuk bertanya tentang berbagai topik. Mulai dari belajar bahasa asing hingga kebijakan AS dan mendorong peserta untuk terus mencari peluang pertukaran internasional.

“Pertukaran antarmasyarakat adalah inti dari diplomasi,” tegas Dubes Lakhdhir.

Program Ambassador’s Youth Diplomacy Academy memberikan akses langsung kepada peserta untuk berinteraksi dengan diplomat AS, mendapatkan konten akademik, serta mengikuti berbagai pengalaman belajar berbasis praktik.

Baca juga : Perhutani Pertahankan Predikat Informatif Dalam Keterbukaan Informasi Publik

Adapun kurikulum AYDA meliputi sesi dasar dan masterclass, pengembangan keterampilan, pelajaran di kelas, kunjungan la pangan, serta pembelajaran berbasis pengalaman lainnya. Lulusan program ini akan menjadi alumni AYDA yang berperan mendukung kelompok peserta program di masa mendatang.

Setelah pendaftaran dibuka untuk umum, Kedutaan Besar AS di Jakarta menerima lebih dari 1.100 aplikasi. Sebanyak 33 finalis yang terdiri dari maha siswa dan lulusan baru, terpilih sebagai peserta AYDA.

Informasi lebih lanjut tentang program dan peluang lainnya dari Kedutaan Besar AS, seperti AYDA, YSEALI, Fulbright dan EducationUSA, dapat diakses melalui akun media sosial @usembassyjkt.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.