Dark/Light Mode

Gaza Belum Pulih Walau Sudah Genjatan Senjata

Sniper Israel Tembak Remaja Dan Anak Kecil

Kamis, 23 Januari 2025 06:20 WIB
Donald Trump menjawab pertanyaan jurnalis di Ruang Oval, Gedung Putih, Senin (20/1/2025). Foto: AP PHOTO/EVAN VUCCI
Donald Trump menjawab pertanyaan jurnalis di Ruang Oval, Gedung Putih, Senin (20/1/2025). Foto: AP PHOTO/EVAN VUCCI

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketegangan di Gaza belum sepenuhnya pulih walau Israel dan Hamas sudah menyepakati gencatan senjata mulai Minggu (19/1/2025). Pasukan militer Israel dilaporkan masih melakukan serangan acak ke warga Palestina.

Pasukan militer Israel melakukan serangan pada Senin (20/1/2025) dan Selasa (21/1/2025).

Kantor berita Associated Press, Rabu (22/1/2025), melaporkan, sniper Israel menembak mati bocah dan melukai seorang remaja di Rafah, Gaza Selatan, Senin (20/1/2025).

Baca juga : Ratu Sofya, Ngaku Istrinya Cornelio Sunny

Kantor berita lokal Wafa melaporkan, Senin (20/1/2025), bocah tewas tersebut bernama Zakaria Hamid Yahya Barbakh. Ia ditembak mati di dekat Alun-Alun Al Awda, pusat Kota Rafah. Sedangkan seorang remaja terluka, karena berusaha mengambil jenazah Zakaria.

Dalam insiden terpisah, sembilan orang warga Palestina terluka akibat ditembak tentara Israel di Rafah. Selain itu, ada seorang nelayan Palestina juga dilaporkan terluka akibat ditembak di lepas pantai Kota Gaza.

Insiden lainnya terjadi di dekat lingkungan Sabra, Kota Gaza. Sebuah pesawat drone Israel dilaporkan menembaki warga sipil secara acak.

Baca juga : Ngaku Istrinya Cornelio Sunny

Kantor berita Anadolu, Rabu (22/1/2025), mengabarkan tank-tank Israel menerobos zona penyangga kemudian melepaskan tembakan ke warga sipil, Selasa (21/1/2025).

Militer Israel maju sejauh 850 meter di zona penyangga sudah melampaui batas 700 meter yang disepakati dalam perjanjian gencatan senjata.

Seluruh tindakan Israel ini melanggar kesepakatan gencatan senjata yang dicapai berkat mediasi antara Mesir, Qatar dan Amerika Serikat (AS). Mereka berharap, konflik yang sudah berlangsung selama 15 bulan itu bisa segera berakhir damai.

Baca juga : Mega Kasih Obat Urut ke Prabowo

Mendapat kabar seperti ini, Presiden AS Donald Trump tidak yakin gencatan senjata bakal bertahan lama.

“Saya tidak yakin. Ini bukan perang kami, ini perang mereka,” ujar Trump di Gedung Putih, Washington DC, AS, dikutip CNN, Rabu (22/1/2025).

Dia menyayangkan situasi terkini di Gaza yang porak poranda oleh gempuran Israel.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.