Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Terkait Rencana Kerja Sama Energi Nuklir, Rusia Siap Dampingi Indonesia Hingga Mahir
Senin, 3 Februari 2025 09:18 WIB
Sebelumnya
“Karena hanya Rosatom yang dengan secara rutin memperba rui teknologi pengelolaan nuklir untuk keperluan damai. Kami juga menggunakan reknologi ini untuk kepentingan dalam negeri,” terangnya.
“Jadi, keuntungan bekerja sama dengan Rosatom adalah keamanan yang terjamin, murah, dan jauh lebih efisien,” imbuhnya.
Kenapa kerja sama dengan Rosatom bisa lebih terjamin dan lebih murah? Jawabannya, kata Tolchenov, penggunaan tek nologi pembangkit listrik tenaga nuklir sudah bukan hal baru nagi Negeri Beruang Putih.
“Kami sudah mengembangkan dan menggunakan teknologi nuklir untuk keperluan damai cukup lama. Kami bisa jamin bahwa produk ini aman digunakan di negara lain karena kami sudah coba sendiri,” ujarnya.
Baca juga : AS Vs China Kembali Perang Dagang, Indonesia Kena Getahnya?
Dia mengklaim bahwa segala problem yang mungkin saja ditemui selama penggunaan reaktor nuklir, Rosatom mampu mengatasinya.
“Kami siap membantu membangun reaktor nuklir sesuai permintaan, baik itu besar, medium, atau kecil. Mau reaktor di daratan atau reaktor mengapung. Semuanya kami punya dan sudah kami coba sendiri,” tegasnya.
Dia juga menjelaskan, sudah dua tahun mengoperasikan reaktor nuklir mengapung pertama mereka di Pevek. Reaktor mengapung ini dibangun di St. Petersburg dan dibawa via laut ke utara Rusia, lalu ke Pevek.
Dubes yang pernah bertugas di Kamboja ini mengatakan bahwa saat terakhir dia berkunjung ke Kendari, Sulawesi Tenggara, Pemerintah daerah di sana mengatakan bahwa mereka sudah memiliki lokasi yang cocok untuk pembangkit nuklir mengapung buatan Rusia. Sayangnya, belum ada kelanjutan dari Pemerintah mengenai pengadaan pembangkit tersebut.
Baca juga : Pengamat Kebijakan Energi: Harusnya Bisa Kurangi Beban Subsidi Elpiji 3 Kg
“Saya dengar Indonesia memang sudah memiliki sejumlah lokasi alternatif untuk dibangun reaktor nuklir dan kami siap mengirim tim ahli untuk meninjau lokasi lokasi tersebut untuk menentukan cocok tidaknya,” sebutnya.
Menurutnya, penetapan lokasi yang tepat harus dipelajari dengan seksama, karena wilayah Indonesia sangat rawan gempa bumi. Tentu saja pihak Rusia juga perlu me ninjau aspek lingkungan, kepraktisan, ekonomi, dan sosial dari dari pembangunan reaktor ini.
“Kami siap mendampingi Indonesia mandiri dalam menggunakan teknologi nuklir. Rosatom bahkan bersedia me nempatkan tim ahlinya untuk mengajarkan segala teknis peng gunaan reaktor nuklir kepada tim dari Indonesia,” sebutnya.
Untuk proses pembangunan reaktor nuklir, lanjutnya, tentu saja Rusia akan menggu nakan tenaga pekerja Indonesia. Mereka juga akan beri penyuluhan agar pembangunan reaktor berjalan lancar tanpa cela.
Baca juga : Guru Besar IPB Soroti Rencana Impor Daging Dari India, Singgung Soal PMK
“Kami ingin Indonesia terlibat secara maksimal dalam pem bangunan reaktor hingga pengoperasiannya,” janji dubes yang suka sate ayam ini.
Selain pembangkit listrik, energi nuklir juga bisa dipakai untuk sektor lain seperti ke sehatan, obatobatan, pertanian, hingga pembuatan makanan.
Rusia, sebut Tolchenov, ingin membawa nuklir masuk ke catatan sejarah baru Indonesia. Indo nesia juga sudah punya motto terkait ini, yaitu, ‘Indonesia Goes Nuclear.’
“Saya rasa impian ini bukan hanya isapan jempol saja,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya