Dark/Light Mode

Staf Presiden Rusia Pastikan, Putin Dan Trump Tidak Akan Bertemu Pekan Depan

Selasa, 18 Februari 2025 21:41 WIB
Staf Presiden Rusia Yury Ushakov (Foto: TASS)
Staf Presiden Rusia Yury Ushakov (Foto: TASS)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertemuan tatap muka perwakilan Amerika Serikat (AS) dan Rusia di Riyadh, Arab Saudi yang ditujukan untuk membahas rencana mengakhiri perang Ukraina, telah berakhir. Namun, kepastian tanggal pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin masih menjadi tanda tanya. 

Terkait hal tersebut, Staf Presiden Rusia Yury Ushakov mengatakan, pertemuan tersebut tidak akan terjadi dalam satu pekan mendatang. 

Baca juga : Efisiensi 700 Triliun untuk Makan Bergizi dan Danantara

"Delegasi dari kedua negara memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Kami sudah siap, tetapi masih sulit berbicara tentang tanggal spesifik pertemuan antara kedua pemimpin," kata Ushakov dalam wawancara dengan saluran televisi Channel One Rusia, Selasa (18/2/2025).

Dia pun mengomentari laporan Bloomberg yang menyebutkan kedua presiden kemungkinan akan bertemu pada pekan depan. "Tidak mungkin," cetusnya.

Baca juga : Trump Kebut Gencatan Senjata Sebelum Paskah

Namun, Ushakov memastikan, pertemuan Trump-Putin menjadi topik diskusi di KTT Riyadh.

"Masalahnya telah dibahas. Kami sedang menuntaskan persyaratan pertemuan ini," tutur Ushakov.

Pertemuan Riyadh pada hari ini, Selasa (18/2/2025), berlangsung selama 4,5 jam. Tim Rusia diwakili Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov, Asisten Presiden Yury Ushakov, dan CEO Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF) Kirill Dmitriev.

Baca juga : Selain Beri Ucapan Selamat, Puan Juga Ungkap Rencana Pertemuan Mega-Prabowo

Sementara tim AS diwakili Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, Penasihat Keamanan Nasional Mike Waltz, dan utusan khusus untuk Timur Tengah Stephen Witkoff.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.