Dark/Light Mode

Paus Fransiskus Sakit Pneumonia Di Kedua Paru-Paru, Kondisi Kompleks

Rabu, 19 Februari 2025 07:44 WIB
Paus Fransiskus (Foto: Instagram)
Paus Fransiskus (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemimpin Gereja Katolik sedunia, Paus Fransiskus (88) dilaporkan mengalami penyakit pneumonia di kedua paru-parunya. “Kondisinya kompleks,” demikian pernyataan Vatikan, seperti dikutip BBC, Selasa (18/2/2025).

Paus sebelumnya telah mengalami infeksi pernapasan selama lebih dari seminggu dan dirawat di RS Gemelli Roma pada Jumat (13/2/2025).

"Hasil CT scan dada Bapa Suci pada Selasa (18/2/2025) menunjukkan adanya pneumonia bilateral, yang membutuhkan terapi obat tambahan," imbuh Vatikan.

Baca juga : Paus Fransiskus Sakit Bronkitis, Dirawat Di RS Gemelli Roma

Sementara hasil tes laboratorium, rontgen dada, dan kondisi klinis Paus menyajikan gambaran yang kompleks.

Meski begitu, semangat Paus Fransiskus tetap terjaga. Dia banyak menghabiskan hari dengan membaca, beristirahat, dan berdoa. Paus Fransiskus juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para simpatisan, dan meminta mereka mendoakan kesembuhannya.

Sebelum masuk RS pada pekan lalu, Paus Fransiskus mengalami bronkitis selama beberapa hari. Dia telah mendelegasikan pejabat untuk membacakan pidato yang disiapkan di sejumlah acara.

Baca juga : Sakit Pneumoni Seperti Barbie Hsu

Paus sebetulnya dijadwalkan memimpin beberapa acara akhir pekan untuk Tahun Suci Katolik 2025 (Yubileum) yang berlangsung hingga Januari 2026. Namun, semua acara publik di kalender Paus telah dibatalkan hingga Minggu berikutnya.

Senin (17/2/2025), Vatikan mengungkap, para dokter telah mengubah terapi obat Paus untuk kedua kalinya selama tinggal di rumah sakit, untuk mengatasi apa yang pada saat itu dianggap sebagai infeksi polimikroba pada saluran pernapasan.

Paus sangat rentan terhadap infeksi paru-paru, karena dia memiliki riwayat radang selaput. Sebagian dari salah satu paru-parunya diangkat, saat dia berusia 21 tahun.

Baca juga : Misa Malam Natal: Paus Fransiskus Ajak Umat Wujudkan Dunia Yang Lebih Adil

Selama 12 tahun menjadi pemimpin gereja Katolik Roma, Paus asal Argentina itu telah beberapa kali dirawat di rumah sakit. Termasuk, pada Maret 2023, ketika dia menghabiskan tiga malam di rumah sakit karena bronkitis.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.