Dark/Light Mode

Kebakaran Dahsyat Landa Timur Laut Jepang, 4.600 Mengungsi Dan 1 Tewas

Senin, 3 Maret 2025 16:12 WIB
Rekaman video yang disiarkan stasiun televisi nasional Jepang, NHK menunjukkan kobaran api berwarna oranye di dekat gedung-gedung dan asap putih mengepul ke udara. (Foto NHK)
Rekaman video yang disiarkan stasiun televisi nasional Jepang, NHK menunjukkan kobaran api berwarna oranye di dekat gedung-gedung dan asap putih mengepul ke udara. (Foto NHK)

 Sebelumnya 
Polisi mengatakan bahwa kebakaran tersebut disebabkan oleh ladang yang terbakar di daerah terdekat dan seorang pria berusia 70-an tahun mencoba memadamkannya. Dia dilaporkan menderita luka bakar parah di wajah dan tangannya, dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Mobil pemadam kebakaran dan helikopter telah dikirim untuk memadamkan api. Namun, beberapa area di hutan pegunungan masih terbakar. Pemerintah Prefektur Nagano meminta bantuan operasi bantuan bencana Pasukan Bela Diri Darat atas permintaan Kota Ueda.

Baca juga : Peluncuran Danantara Dihadiri 3 Presiden, 4 Wapres, 65 Dubes Dan Ketum Parpol

Kebakaran terjadi di daerah pegunungan yang berjarak sekitar 14 kilometer dari pusat Kota Ueda. Petugas pemadam kebakaran bekerja untuk menjauhkan api dari daerah pemukiman.

Upaya pemadaman dihentikan pada saat matahari terbenam dan dijadwalkan akan dilanjutkan pada hari Sabtu pagi. Kegiatan pemadaman dari udara Pasukan Bela Diri juga dijadwalkan akan dilakukan.

Baca juga : Kebakaran Landa Kantor ATR/BPN, Ruang Humas Dilalap Api

Kebakaran lain terjadi di kota Otsuki, Prefektur Yamanashi, sebelah barat Tokyo, pada Rabu (26/2/2025), dan masih menyebar pada hari Jumat (28/2/2025). Kebakaran terjadi di daerah pegunungan sekitar dua kilometer sebelah selatan Stasiun JR Saruhashi.

Polisi mengatakan bahwa penjaga rumah di daerah tersebut sedang membakar rumput dan ranting-ranting yang telah dipotong ketika api menyebar ke hutan di dekatnya.

Baca juga : Pagar Laut Rugikan 4.000 Nelayan

Pemerintah kota telah menyediakan sebuah pusat komunitas bagi penduduk setempat yang mencari tempat berlindung. Namun sejauh ini belum ada yang mengungsi ke sana.

Peringatan cuaca kering telah dikeluarkan di seluruh Prefektur Yamanashi dan kota Ueda. Petugas cuaca dan polisi mendesak warga untuk berhati-hati saat menangani api.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.