Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jaga Keamanan Data Negara
BSSN Garda Utama Halau Serangan Siber
Jumat, 24 Januari 2025 07:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Senayan mendesak Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) lebih proaktif melakukan audit terhadap keamanan siber negara. Audit ini penting untuk mencegah serangan-serangan siber yang dapat berimbas pada keamanan data negara.
Anggota Komisi I DPR Abraham Sridjaja mengatakan, BSSN seharusnya bisa memproteksi data lembaga di setiap Pemerintahan sampai ke Pemerintah daerah.
“Jangan sampai ada lembaga pemerintahan yang disusupi judi online,” tegasnya dalam rapat kerja Panitia Kerja Judi Online (Judol) bersama Pejabat eselon I Kementerian Komunikasi dan Informasi Digital (Komdigi) dan BSSN di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/1/2025).
Baca juga : Top, Laba Bersih BNI Capai Rp 21,5 Triliun
Untuk itu, dia ingin mengetahui peran BSSN dalam menghalau serangan siber di tiap lembaga dan kementerian. Sebab, garda utama bangsa Indonesia dalam keamanan siber adalah BSSN. Badan Siber harus mampu memproteksi data lembaga Pemerintahan dari judi online.
“Kalau disusupi judi online saja, cuma di Face, nggak ada masalah, masih bisa diperbaiki. Tapi kalau misalnya disusupi malware di setiap lembaga Pemerintahan, tinggal satu ‘klik’ tombol, Pemerintahan kita bisa shutdown Pak. Bisa mati kita karena data kita nggak bisa diakses,” ujarnya.
Politisi muda Partai Golkar ini juga mendorong agar ada evaluasi terkait pengawasan konten yang ada di Kementerian Komdigi. Sebab, beberapa pegawai Kementerian Komdigi ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap dalam kasus Judol. Ini menunjukkan ada kesalahan di internal kementerian.
Baca juga : Exxon Bangun Proyek Petrokimia Rendah Emisi
“Apa yang terjadi pada waktu itu sehingga bisa terjadi kebocoran? Aapa yang sudah dilakukan untuk mengubah mekanisme lama menjadi mekanisme baru itu ,” tanyanya.
Dia bilang, beberapa direktorat di Kementerian Kominfo sudah dipisah. Berikutnya, apakah Kementerian Komdigi melakukan audit keamanan untuk komputer-komputer yang digunakan oleh para pegawai Kementerian Komdigi.
“Audit keamanannya seperti apa? Karena Komdigi ini pasti yang pertama kali diserang. Dan kami mendapatkan informasi di komputer-komputer (Kementerian) Komdigi ini sebagian sudah ada Malware,” tambahnya.
Baca juga : Warga Jakarta Diminta Siaga Banjir Dan Longsor
Deputi Bidang Operasi Keamanan Siber dan Sandi Jenderal Dominggus Pakel mengatakan, penanggulangan judol ini bagaikan sebuah pohon yang ketika kita tebang akan muncul tunas-tunas baru.
Karena itu, pihaknya telah menyiapkan kebijakan penguatan keamanan siber dalam pencegahan dan penanggulangan judi online terkait dengan strategi deteksi dan mitigasi ancaman.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya