Dark/Light Mode

Peluncuran Danantara Dihadiri 3 Presiden, 4 Wapres, 65 Dubes Dan Ketum Parpol

Senin, 24 Februari 2025 11:02 WIB
Suasana peluncuran Danantara di Istana Negara, Senin (24/2/2025). (Foto: Ist)
Suasana peluncuran Danantara di Istana Negara, Senin (24/2/2025). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Peluncuran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) oleh Presiden Prabowo Subianto di halaman tengah, Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/2/2025), berlangsung meriah. Acara dihadiri para pimpinan kementerian dan lembaga tinggi negara. 

Presiden ke-7 Joko Widodo dan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono ikut menyaksikan peluncuran Danantara. Wapres Gibran Rakabuming Raka, Wapres ke-13 KH Ma'ruf Amin, Wapres ke-10 dan 12 Jusuf Kalla, dan Wapres ke 11 Boediono juga ikut hadir.

Baca juga : 3 Presiden Hadiri Peluncuran Danantara Di Istana, Disopiri Mayor Teddy

Selain itu, hadir juga para pimpinan ormas keagamaan, 65 duta besar dan 32 perwakilan negara sahabat, ketua umum partai politik, pimpinan asosiasi pengusaha, ekonom senior seperti Prof Emil Salim, serta pimpinan media nasional. 

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Danantara dengan menandatangani Undang-undang No 1 Tahun 2025 tentang Perubahan ketiga atas UU No 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Peraturan Pemerintah No 10 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kelola Badan Pengelola Investasi Danantara.

Baca juga : Serikat Pekerja Dorong Pertamina Di Bawah Presiden, Ini Alasannya

"Selanjutnya, saya juga menandatangani Keputusan Presiden No 30 Tahun 2025 tentang Pengangkatan Dewan Pengawas dan Badan Pelaksana BPI Danantara Indonesia," ujar Prabowo sambil meneken dasar hukum Danantara di Istana Merdeka, Senin (24/2/2025). 

Prabowo sebelumnya pernah menyatakan Danantara akan menjadi lembaga pengelola modal besar di Indonesia. Badan investasi ini diharapkan operasionalnya bakal mirip seperti holding Temasek dari Singapura. Danantara nantinya akan mengelola aset 900 miliar dolar AS atau sekitar Rp 14.715 triliun (kurs Rp 16.350).

Baca juga : Luhut Pastikan Danantara Dikelola Profesional, Bukan Titipan

Danantara akan mengelola modal yang ada di BUMN ke dalam proyek-proyek yang berkelanjutan dan berdampak tinggi bagi masyarakat. Menurutnya, proyek-proyek ini dapat membantu Indonesia mencapai target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen. Ini merupakan target besar yang digaungkan Prabowo sejak kampanye. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.