Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kebakaran Dahsyat Landa Timur Laut Jepang, 4.600 Mengungsi Dan 1 Tewas
Senin, 3 Maret 2025 16:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sekitar 1.700 petugas pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakkan kebakaran hutan di Kota Ofunato, Prefektur Iwate, timur laut Jepang, Senin (3/3/2025). Kebakaran hutan terbesar dalam tiga dekade itu menyebabkan satu orang di Iwate tewas dan sekitar 4.600 warga mengungsi. Kebakaran tersebut merupakan bencana terparah sejak 1970an.
Dilansir Channel News Asia, Senin (3/3/2025), kebakaran terjadi sejak pekan lalu. Badan Penanggulangan Bencana dan Kebakaran mengatakan, kejadian itu menghanguskan sekitar 2.100 hektare lahan sejak Kamis (27/2/2025).
Baca juga : Peluncuran Danantara Dihadiri 3 Presiden, 4 Wapres, 65 Dubes Dan Ketum Parpol
Kerbakaran terjadi diduga akibat curah hujan yang rendah di daerah tersebut dan musim panas terpanas yang tercatat di Negeri Sakura itu.
Para petugas pemadam kebakaran datang dari 14 wilayah Jepang, termasuk unit-unit dari Tokyo. Selain itu, petugas mengerahkan 16 helikopter mencoba memadamkan api. Petugas memperkirakan 84 bangunan telah rusak akibat kejadian itu.
Baca juga : Kebakaran Landa Kantor ATR/BPN, Ruang Humas Dilalap Api
Rekaman video yang disiarkan stasiun televisi nasional NHK menunjukkan kobaran api berwarna oranye di dekat gedung-gedung dan asap putih mengepul ke udara. Berdasarkan data Pemerintah Jepang, jumlah kebakaran hutan di Jepang telah menurun sejak puncaknya pada 1970an.
Ada sekitar 1.300 kasus kebakaran hutan dalam intensitas kecil di seluruh Jepang pada 2023. Jumlah kebakaran hutan terkonsentrasi pada Februari hingga April ketika udara kering dan angin kencang.
Baca juga : Pagar Laut Rugikan 4.000 Nelayan
Selain kebakaran di kota Ofunato, Prefektur Iwate, timur laut Jepang. Kebakaran hutan telah terjadi di Prefektur Nagano dan Yamanashi, Jepang.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya