Dark/Light Mode

Kedubes Kanada Gelar Acara Speed Mentoring

Diplomat Hingga Jurnalis Dukung Kesetaraan Gender

Sabtu, 8 Maret 2025 04:06 WIB
Dubes Jess Dutton (enam kekanan), Dubes Vicky Singmin (tujuh kekanan) bersama 12 mentor lainnya pada acara Speed Mentoring, di ruang Sasono Mulyo, Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (6/3/2025). (Foto Kedubes Kanada Jakarta)
Dubes Jess Dutton (enam kekanan), Dubes Vicky Singmin (tujuh kekanan) bersama 12 mentor lainnya pada acara Speed Mentoring, di ruang Sasono Mulyo, Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (6/3/2025). (Foto Kedubes Kanada Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kedutaan Besar Kanada di Jakarta menyelenggarakan Speed Mentoring dalam Rangka Memperingati Hari Perempuan Internasional 2025, Kamis (6/3/2025). Acara ini diselenggarakan di ruang Sasono Mulyo, Hotel Le Meridien, Jakarta.

Dalam sambutannya, Duta Besar (Dubes) Kanada untuk Indonesia Jess Dutton menekankan komitmen Ottawa terhadap kesetaraan gender. Dia mengatakan, Kanada menjadikan isu perempuan sebagai salah satu prioritas kebijakan luar negerinya.

Baca juga : Luncurkan Program Speling, Gubernur Jateng: Warga Bisa Periksa Kesehatan Gratis

“Hari Perempuan Internasional adalah kesempatan untuk merayakan pencapaian para pemimpin perempuan di berbagai sektor. Baik di pemerintahan, bisnis, sarjana, ilmu pengetahuan dan berbagai bidang lainnya,” kata Dubes Dutton.

Dubes Dutton mengingatkan, Hari Perempuan Internasional tidak hanya untuk merayakan pencapaian, tetapi juga untuk merefleksikan tantangan. Perempuan masih menghadapi ketidaksetaraan dalam banyak aspek, termasuk di tempat kerja.

Baca juga : Jokowi Konsisten Dukung Pemerintahan Prabowo

Menurutnya, kesetaraan gender bukan hanya tentang berjuang mendapatkan lebih banyak kesempatan bagi perempuan. Tetapi, untuk melindungi kemajuan yang telah dicapai sejauh ini.

Dubes Dutton menyoroti situasi di Kanada. Menurutnya, Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau berkomitmen pada kesetaraan gender. Trudeau membentuk kabinet dengan keseimbangan gender pertama di Kanada.

Baca juga : Kapolri Hadiri Tanwir I Aisyiyah, Dukung Kesetaraan Gender

Hal ini menunjukkan bahwa pemerintahannya menganggap isu feminis penting. Namun demikian, Negeri Daun Maple ini masih menghadapi ketimpangan gender di parlemen, ketidaksetaraan dalam upah, serta dominasi pria dalam posisi eksekutif bisnis.

Mengingat pentingnya isu perempuan, Kanada memiliki Kebijakan Bantuan Internasional Feminist dan Kebijakan Luar Negeri Feminist. Kebijakan ini menempatkan perempuan dan anak perempuan sebagai pusat segala kebijakan dan kegiatan internasional mereka, termasuk di Indonesia.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.