Dark/Light Mode

Bangun Jakarta Anti Korupsi, Pramono-Rano Minta Pendampingan Kejagung

Jumat, 7 Maret 2025 14:49 WIB
Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno menemui Jaksa Agung ST Burhanuddin menerima di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, Jumat (7/3/2025). Foto: Youtube Kejaksaan RI
Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno menemui Jaksa Agung ST Burhanuddin menerima di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, Jumat (7/3/2025). Foto: Youtube Kejaksaan RI

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno menemui Jaksa Agung ST Burhanuddin menerima di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, Jumat (7/3/2025).

Rupanya, Pramono-Rano meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) mengawal dan mendampingi pembangunan Jakarta. Agar dalam perancangan hingga eksekusi, terhindar dari praktek korupsi.

Baca juga : Keliling Langit Jakarta-Bekasi Pake Helikopter, Pramono Pantau Banjir Dari Udara

"Beliau (Pramono-Rano) meminta kepada kejaksaan untuk pendampingan. Agar di dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan, khususnya Jakarta, tidak ada hal-hal yang akan bertentangan dengan peraturan perundangan-undangan," ungkap Burhanuddin saat konferensi pers di Gedung Kejagung RI, Jakarta Selatan, Jumat (7/3/2025).

Pramono meminta Kejaksaan Agung mendampingi jalannya berbagai program Jakarta selama dirinya menjabat Gubernur. Pendampingan ini penting dilakukan. Apalagi APBD Jakarta jadi salah satu yang terbesar di Indonesia.

Baca juga : Halte Petukangan Transjakarta Berganti Nama Menjadi Halte Petukangan D’Masiv

Dilatakan, babagaimanapun, sekarang ini Jakarta menjadi pusat perekonomian global dan menjadi episentrum ekonomi Indonesia.

Jakarta memberikan kontribusi terbesar dibandingkan dengan daerah-daerah lain. Sebelas persen dari PDB, APBD-nya lebih dari Rp 91 triliun.

Baca juga : PPP Puji Prabowo Bisa Merajut Kebersamaan

"Tentunya kami perlu pendampingan. Supaya di dalam keputusan yang di kemudian hari, tidak ada ruang bagi siapapun yang memanfaatkan itu," tuturnya.

"Bahkan di awal, sebagai laporan juga kepada Bapak Jaksa Agung, kami telah dan akan mengadakan audit, supaya nanti Pemerintahannya betul-betul bisa berjalan dengan bersih dan baik," tambah Pramono.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.