Dark/Light Mode

Australia-RI Ajak Peneliti Kolaborasi Penelitian Dukung Transisi Energi

Kamis, 13 Maret 2025 22:53 WIB
Peresmian penelitian bersama Australia-Indonesia di gedung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Rabu (12/3/2025). (Kedubes Australia)
Peresmian penelitian bersama Australia-Indonesia di gedung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Rabu (12/3/2025). (Kedubes Australia)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Australia dan Indonesia meluncurkan Join Call for Proposal. Yakni ajakan kepada para peneliti Australia dan Indonesia untuk berkolaborasi membuat penelitian demi mendukung transisi energi Indonesia.

Kuasa Usaha Australia untuk Indonesia Gita Kamath bersama Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Fauzan, dan Direktur Riset Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Ayom Widipaminto mengumumkan ajakan ini pada Rabu (12/3/2025).

Baca juga : Krakatau Steel dan Pindad Kolaborasi Wujudkan Kemandirian Industri Pertahanan

Berdasarkan keterangan tertulis Kedutaan Besar Australia, Rabu (12/3/2025), panggilan bersama ini merupakan langkah inovatif dalam kemitraan penelitian antara Australia dan Indonesia. Kegiatan ini merupakan hibah penelitian untuk transisi energi.

Hal ini memungkinkan peneliti dan organisasi dari kedua negara untuk bekerja sama menemukan solusi kebijakan dan teknologi baru dengan tema "Mendukung Transisi Energi yang Berkeadilan dan Berkelanjutan di Indonesia."

Baca juga : Industri Hilir Sawit Percepat Swasembada Pangan dan Energi

Inisiatif ini didukung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dan Platform Kemitraan Pengetahuan Australia-Indonesia (Koneksi).

Wakil Menteri Fauzan menekankan bahwa inisiatif ini fokus pada pemenuhan prioritas nasional yang mendesak. 

Baca juga : Perpusnas-Kemdiktisaitek Kolaborasi Sediakan Jurnal Terintegrasi & KKN Literasi

"Melalui panggilan bersama ini, Kemdiktisaintek mendorong kemitraan internasional yang menghasilkan solusi inovatif demi masa depan energi yang berkelanjutan dan berkeadilan di Indonesia," ujarnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.