Dark/Light Mode

Dubes Prancis Fabien Penone Happy Bahasa Prancis Diminati Pemuda RI

Jumat, 21 Maret 2025 00:11 WIB
Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone di pembukaan Pekan Francophonie di IFI, Jakarta, Senin (17/3/2025). (Foto Diananda Rahmasari/Rakyat Merdeka/RM.id)
Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone di pembukaan Pekan Francophonie di IFI, Jakarta, Senin (17/3/2025). (Foto Diananda Rahmasari/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pekan Francophonie atau Pekan Bahasa Prancis kembali diadakan di Indonesia. Acara yang berlangsung selama 17- 22 Maret 2025 ini mengusung tema, Prenez la parole! atau Sampaikan Pendapatmu!.

Acara ini menampilkan kekayaan dan keragaman budaya negara-negara berbahasa Prancis. Duta Besar (Dubes) Prancis untuk Indonesia Fabien Penone mengaku senang melihat besarnya minat masyarakat Indonesia, terutama anak-anak muda, kepada budaya negara-negara yang menggunakan bahasa Prancis sebagai salah satu bahasa nasionalnya.

“Ini adalah cara untuk mempromosikan keberagaman budaya, bukan hanya bahasa Prancis,” ujar Penone saat membuka Pekan Francophonie di Pusat Kebudayaan Prancis IFI di Jakarta, Senin (17/3/2025).

Baca juga : Dubes Bahrain Ketemu Menpora, Bahas Keamanan Pertandingan Kedua Timnas

Meski bukan negara pengguna bahasa Prancis, menurut Dubes Penone, pelajar Indonesia memiliki minat yang besar belajar bahasa negaranya.

“Mereka berpikir mempelajari bahasa membuka peluang di banyak bidang. Itu benar sekali,” terangnya.

Bahasa Prancis dipakai dibanyak negara, terutama di Afrika dan beberapa negara di Eropa. Antara lain Belgia, Swiss, Luksemburg dan Kanada.

Baca juga : Dubes Belanda Marc Gerritsen Ketemu Yusril, Bahas Pemulangan Narapidana

Untuk mempelajari bahasa Prancis, papar Dubes Penone, masyarakat Indonesia dapat memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia. Mulai dari fakultas bahasa Prancis di universitas-universitas Indonesia, sekolah swasta seperti Lab School Cibubur, hingga jaringan pusat budaya Prancis yang tersebar di seluruh Indonesia.

Terdapat delapan pusat budaya Prancis di Indonesia. Termasuk lembaga pendidikan Prancis di Pulau Jawa dan Alliance Francaise di pulau-pulau lainnya.

Melalui pusat-pusat budaya ini, imbuhnya, para pelajar dapat memperoleh sertifikat yang akan memudahkan mereka untuk diterima di universitas-universitas di Prancis.

Baca juga : Gelar Fashion Show Peringati 75 Tahun Hubungan Diplomatik

Dubes pecinta golf ini juga mengungkapkan, penutur bahasa Prancis di dunia terus tumbuh. Dan diperkirakan akan berjumlah hingga 700 juta penutur pada 2050.

Penggunaan bahasa Prancis secara global saat ini ada di peringkat ke-5 dan posisi ke-4 yang paling banyak digunakan di internet. Serta peringkat ketiga yang digunakan dalam perdagangan dunia.

“Saat ini, total 60.000 pemuda aktif yang belajar berbahasa Prancis di Indonesia,” pungkasnya

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.