Dark/Light Mode

WNI Korban Kecelakaan Bus Umroh Luka Bakar 60 persen, Hari Ini Orang Tuanya Jenguk

Senin, 24 Maret 2025 09:30 WIB
Konjen RI di Jeddah, Yusron B. Ambary. (Foto: dok Kemenag)
Konjen RI di Jeddah, Yusron B. Ambary. (Foto: dok Kemenag)

RM.id  Rakyat Merdeka - Setelah kecelakaan tragis bus jemaah umroh di Wadi Qudeid, Arab Saudi, yang menewaskan enam warga negara Indonesia (WNI), kabar baik datang dari para korban yang selamat. Sebanyak 11 orang telah dinyatakan pulih dan diperbolehkan melanjutkan ibadah umroh di Mekkah, sementara tiga lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Salah satu korban yang masih dirawat adalah Fabian (14), yang mengalami luka bakar hingga 60 persen. Meski begitu, dokter memastikan bahwa tidak ada cedera serius pada organ dalamnya. Saat ini, kondisi Fabian berangsur membaik dan sudah mulai merespons komunikasi dengan petugas KJRI Jeddah yang mengunjunginya.

“Rencananya, ia akan dipindahkan ke rumah sakit dengan fasilitas lebih lengkap untuk mendapatkan perawatan yang lebih optimal. Orang tuanya dijadwalkan tiba malam ini dan akan segera menemuinya,” ujar Konjen RI di Jeddah, Yusron B. Ambary, dalam keterangannya seperti dikutip Senin (24/3/2025).

Fabian diketahui berangkat umroh bersama budenya, Eny Soedarwati, yang menjadi salah satu korban meninggal dalam kecelakaan tersebut.

Baca juga : Lebarkan Sayap, Yayasan Amirul Ummah Luncurkan Gerakan Satu Juta Orang Baca Al-Quran Di Malaysia

Selain Fabian, korban lain yang masih menjalani perawatan adalah Ahsantudhonni Ghozali, yang juga direncanakan akan dipindahkan ke rumah sakit di Mekkah untuk perawatan lebih lanjut. Sementara itu, Muhammad Alawi mengalami retak pada tulang lengan dan dijadwalkan menjalani operasi dalam waktu dekat.

Adapun 11 korban lainnya yang sebelumnya mendapatkan perawatan medis kini telah dinyatakan pulih dan diperbolehkan keluar dari rumah sakit. Setelah mendapatkan izin medis, mereka langsung bertolak ke Mekkah guna menyelesaikan ibadah umroh sesuai jadwal yang telah direncanakan.

“Kami terus memastikan para korban selamat mendapatkan bantuan yang mereka perlukan, baik dalam pemulihan medis maupun dokumen perjalanan,” kata Yusron.

Sementara itu, lima dari enam korban meninggal telah dimakamkan di Arab Saudi sesuai permintaan keluarga. Mereka adalah Dawam Mahmud, Sumarsih Djarudin, Areline Nawallya Adam, Audrya Malika Adam, dan Eny Soedarwati.

Baca juga : Ini Lho Syarat Dan Cara Dapatkan Diskon Listrik 50 Persen, Berlaku Bulan Depan!

KJRI Jeddah memastikan proses pemulasaraan jenazah berjalan dengan lancar. Pemakaman dilakukan di Arab Saudi setelah keluarga di Indonesia menyampaikan persetujuan.

Sementara itu, keputusan mengenai lokasi pemakaman Dian Novita, korban meninggal lainnya, masih dalam pembahasan pihak keluarga.

“KJRI Jeddah telah mendapatkan jaminan dari Kementerian Luar Negeri Arab Saudi bahwa proses pemulasaraan jenazah akan dipercepat,” ujar Yusron.

KJRI Jeddah terus memberikan pendampingan bagi para korban selamat, termasuk penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi mereka yang kehilangan atau mengalami kerusakan dokumen akibat kecelakaan. Pada Minggu (23/3), KJRI juga telah bertemu dengan 11 jemaah yang selamat untuk membantu pengurusan dokumen perjalanan mereka.

Baca juga : Optimis Jagoannya Menang, Bos Beringin Sebut Hari Ini Harinya RK

Selain itu, KJRI terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi serta Kementerian Luar Negeri RI untuk memastikan seluruh prosedur berjalan dengan lancar, baik dalam pemulihan korban maupun pengurusan jenazah korban meninggal.

Kecelakaan yang terjadi pada 21 Maret 2025 ini disebabkan oleh sebuah Jeep Land Cruiser double cabin yang melaju dari arah berlawanan dan menabrak bus yang mengangkut jemaah umroh asal Indonesia. Akibat benturan tersebut, bus terguling dan kedua kendaraan terbakar. Pengemudi dan penumpang Jeep, yang merupakan warga negara Pakistan dan Bangladesh, turut menjadi korban jiwa dalam insiden ini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.