Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Di awal musim semi, Senin, 31 Maret 2025, masyakarat Muslim Indonesia di Beijing dengan khidmat menjalankan Salat Idul Fitri, di halaman KBRI Beijing, China. Salat Idul Fitri diikuti sekitar 400 warga masyarakat Indonesia dari Beijing dan sekitarnya, baik dari kalangan pekerja profesional, pelajar Indonesia, maupun keluarga besar KBRI Beijing.
Sebagai imam, Fadhil Fawwaz Revano, mahasiswa University of International Business and Economics Beijing. Sedangkan khutbah oleh Ahmad Syifa, mahasiswa S3 di Beijing Institute of Technology.
Dalam khutbah Idul Fitri, khatib menekankan pentingnya mensyukuri nikmat Allah SWT sebagai kunci kebahagiaan. Kebahagiaan akan semakin dapat dirasakan apabila manusia dapat saling berbagi kebahagiaan satu sama lain.
Baca juga : Ribuan WNI Berjamaah Shalat Idul Fitri di KBRI Bangkok
Khatib juga menyampaikan, untuk mendukung kebahagiaan, penting untuk menghindari kemalasan. Khatib mengajak semua masyarakat Indonesia, khususnya pelajar di China, untuk mengoptimalkan potensi dan ilmu agar dapat memberikan manfaat bagi bangsa dan negara Indonesia.
Duta Besar Indonesia untuk China merangkap Mongolia, Dubes Djauhari Oratmangun, dalam sambutannya menyampaikan, Idul Fitri merupakan sebuah permulaan yang bersih setelah satu bulan menjalani puasa Ramadan yang penuh refleksi.
“Semangat Idul Fitri kita rasakan bersama, refleksi dari kerinduan semua insan akan rekonsiliasi dan memulai lembaran baru. Lembaran baru ini akan mendukung langkah menyongsong masa depan bersama yang lebih cerah. Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin,” ucap Dubes Djauhari, dalam keterangan resmi KBRI Beijing.
Baca juga : Khofifah Ingatkan Pemudik Waspadai Cuaca Ekstrem di Jawa Timur
Rasheesa Prita, mahasiswa Jurusan Bahasa Perancis Universitas Gadjah Mada (UGM) yang sedang mengikuti program magang di Beijing, menyampaikan sangat terkesan dengan kehangatan dan kekeluargaan Idul Fitri di Beijing. “Seperti berlebaran di Indonesia,” ujarnya.
Tahun ini merupakan pengalaman pertama Rasheesa berlebaran di Beijing. Seusai Salat Idul Fitri, dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, masyarakat Indonesia saling bersalaman dan bermaaf-maafan.
Mengobati kerinduan akan suasana Idul Fitri di kampung halaman, rangkaian perayaan Idul Fitri dilanjutkan dengan silaturahmi bersama dengan hidangan khas idul fitri ala Indonesia, seperti lontong, opor, dan rendang. Rangkaian peringatan Idul Fitri merupakan kolaborasi KBRI Beijing dengan berbagai lembaga termasuk perwakilan kantor Bank Indonesia di Beijing, dan elemen kelompok masyarakat dan pelajar Indonesia di Beijing seperti Persatuan Mahasiswa Indonesia di Tiongkok (Permit) Beijing, Majelis Taklim At-Taqwa, Lingkar Pengajian Beijing, Lintas Komunitas Muslim Indonesia-Tiongkok (LKMIT) dan PC NU Beijing.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya