Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Ngaku Ngerudal Pesawat Ukraina, Iran Dipuji PM Inggris Boris Johnson
Sabtu, 11 Januari 2020 21:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PM Inggris Boris Johnson memuji pengakuan jujur pemerintah Iran, yang menyebut militernya telah tak sengaja merudal pesawat Ukraina, pada Rabu (8/1).
Johnson optimis, pengakuan tersebut dapat menurunkan ketegangan di Timur Tengah.
"Pengakuan Iran yang menyebut pesawat Ukraine International Airlines 752 telah ditembak oleh angkatan bersenjatanya, adalah langkah awal yang penting," ujar Johnson dalam pernyataannya, seperti dilansir Reuters, Sabtu (11/1).
Baca juga : Rudalnya Dituding Jatuhkan Pesawat Ukraina, Iran Terpojok
Johnson menambahkan, pihaknya membutuhkan investigasi internasional yang komprehensif, transparan, dan independen. Serta repatriasi untuk para korban meninggal dunia.
Untuk memastikan kejadian ini, pemerintah Inggris akan bekerja sama dengan Kanada, Ukraina, dan partner internasional yang warganya sama-sama menjadi korban kecelakaan pesawat nahas tersebut.
"Kami semua dapat melihat dengan jelas, bahwa konflik lanjutan hanya akan mengarah pada banyaknya kerugian dan tragedi. Karena itu, para pemimpin dunia harus menjalankan diplomasi yang baik, terkait hal ini," tandas Johnson.
Baca juga : Iran Ogah Serahkan Black Box Pesawat Milik Ukraina ke Boeing
Sekadar latar, pada Sabtu (11/1), pemerintah Iran mengaku militernya telah tak sengaja merudal pesawat Ukraine Internasional Airlines tujuan Toronto via ibu kota Ukraina, Kyiv, Rabu (8/1). Alasannya, human error.
Terlebih, kala itu, Iran tengah mewaspadai serangan balik AS, setelah mereka merudal dua pangkalan udara milik Negeri Paman Sam di Irak, pada hari yang sama dengan jatuhnya pesawat tersebut.
Sebelum pengakuan ini, Iran sempat menyangkal pihaknya telah menembak pesawat nahas itu. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya