Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kunjungi Zaporozhye, Kawasan Ukraina Yang Bergabung Ke Rusia (2)
Menembus Perbatasan, Naik Mobil 24 Jam
Selasa, 8 April 2025 08:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pada 15-24 Maret 2025, jurnalis Rakyat Merdeka & RM.id, Muhammad Rusmadi mengunjungi kawasan Zaporozhye, wilayah Ukraina yang sudah bergabung dengan Federasi Rusia melalui referendum. Kawasan yang sempat menjadi wilayah pertempuran sengit Rusia vs Ukraina ini jaraknya hanya sekitar 5 kilometer dekat garis pertempuran, yang kini masih terus terjadi. Berikut laporannya.
Senin, 17 Maret 2025, pukul 05:45 pagi waktu Moskow. Langit masih gelap. Saya bersama satu rekan jurnalis dan peneliti dari Indonesia, check out dari hotel. Selain kami dari Indonesia, ada dua jurnalis lainnya dari India. Sisanya, masing-masing satu orang dari Serbia, Slovenia, Georgia, Republik Ceko dan Kazakhstan.
Dari jendela kamar di lantai 12, saya mengintip keluar. Terlihat bersalju. Benar saja. Penunjuk cuaca di HP saya menampilkan angka minus 4 derajat Celsius!
Menumpang sebuah taksi, kami meluncur ke sebuah tempat di pusat Kota Moskow. Jaraknya, sekitar 30 menit dari hotel.
Baca juga : Ke RNC, Tips Mengenal Negeri Beruang Putih
Menembus Moskow yang lengang pagi itu, saya hanya menatapi salju yang menyelimuti sepanjang jalan. Saya sengaja duduk di depan, agar lebih leluasa menikmati pemandangan. Tak terasa, kami tiba di tujuan, lebih cepat dari perkiraan.
Kawasan Moskow dan sekitarnya yang masih ditutupi salju. [Foto: Rusma/Rakyat Merdeka/RM.id]
Pagar bangunan tempat yang kami tuju masih terkunci. Menunggu sebentar di bawah siraman salju tipis di pagi hari yang masih gelap, kontak kami di Moskow tiba, dan membukakan pintu pagar.
Setelah memindahkan sejumlah tas ke gedung pertemuan, menunggu sebentar, kami diminta memindahkan barang-barang ke mobil lain, yang siap membawa kami ke ‘kawasan baru Rusia’, Zaporozhye. Pihak Ukraina menyebutnya Zaporizhzhia, sebuah wilayah (oblast), di tenggara Ukraina.
Wilayah seluas 27.183 kilometer persegi dengan populasi 1,6 juta orang (perkiraan pada 2022) ini, sebagian besarnya dinyatakan Rusia secara sah menjadi wilayahnya, sejak digelarnya referendum pada 23-27 September 2022.
Baca juga : BNN Tetap Profesional Memberantas Narkoba
Saat itu, hasil referendum menyatakan, 93 persen warga di sini memilih bergabung ke Rusia ketimbang ke Ukraina. Namun pihak Ukraina, didukung sejumlah negara Barat, termasuk PBB, menolak hasil referendum ini. Namun Rusia tak peduli. Perang pun terjadi!
Perjalanan dari Moskow menuju Zaporozhye. [Foto: Rusma/Rakyat Merdeka/RM.id]
Dari peta yang saya lihat, perjalanan normal Moskow-Zaporozhye dengan jarak sekitar 1,391,6 km, bisa ditempuh sekitar 18 jam naik mobil. “Mantab,” pikir saya.
Pulau Jawa saja dari utara ke selatan, setahu saya panjangnya “hanya” sekitar 1.000 kilometer. Tapi ini nyaris menyamai panjang Pulau Sumatera, yang sekitar 1.650 kilometer, dari Ulee Lheue di utara, Banda Aceh sana, hingga Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau di selatan.
“Anggap saja ini jadi pengalaman menarik, karena bakal bisa sambil ‘menikmati’ perjalanan darat lumayan lama di Rusia, hingga wilayah Ukraina yang bergabung ke Rusia itu,” pikir saya.
Baca juga : Menteri Transmigrasi Sampaikan Pesan Presiden untuk Bangun Papua
Sebenarnya, sebelum konflik militer Rusia-Ukraina, tersedia penerbangan antara Zaporozhye dan Moskow, serta Zaporozhye dan Kiev (ibu kota Ukraina). Namun begitu perang pecah dan hingga kini masih berlangsung, tidak ada lagi penerbangan langsung yang tersedia.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya