Dark/Light Mode

Pura-pura Bisu 16 Tahun Demi Dapat Uang Pensiun

Kamis, 17 April 2025 06:13 WIB
Ilustrasi kasir di supermarket. (Foto Oddity Central)
Ilustrasi kasir di supermarket. (Foto Oddity Central)

RM.id  Rakyat Merdeka - Di Spanyol, ada wanita yang pura-pura bisu selama 16 tahun demi mendapatkan uang pensiun disabilitas. Namun, kebohongannya berhasil diungkap detektif swasta.

Wanita itu mengklaim asuransi disabilitas akibat insiden kerja. Dilansir media Spanyol Lavozdegalicia, Jumat (11/4/2025), wanita yang tidak disebutkan namanya itu diserang seorang pelanggan saat bekerja sebagai kasir pada 2003.

Kejadian penyerangan itu membuatnya mengalami stres pasca trauma, yang menyebabkan dia kehilangan kemampuan bicara. Namun pada 2019, perusahaan asuransi mulai meninjau ulang klaim pensiun disabilitas wanita tersebut.

Baca juga : Suap Vonis Lepas Kasus Migor, Kejagung Dalami Aliran Uang ke Hakim

Detektif Pere Vidal, dari Firma Hukum Roca Y Junyent, menemukan bahwa sejak 2009 tidak ada catatan medis dari dokter spesialis yang menunjukkan wanita itu masih mengalami gangguan bicara. Hal ini memunculkan kecurigaan. Seorang psikiater menyatakan kemungkinan adanya penipuan.

Karena bukti medis saja tidak cukup kuat, perusahaan suransi menyewa detektif swasta untuk mengawasinya. Detektif tersebut melaporkan bahwa wanita tersebut berbicara normal di tempat umum.Wanita itu juga mengobrol dengan orang tua di sekolah dan bicara menggunakan ponsel. Bahkan, dia aktif mengikuti kelas Zumba dan bersenang-senang di sana.

Untuk mendapatkan bukti kuat, detektif tersebut berpura-pura menjadi orang asing dan meminta petunjuk arah kepada wanita itu. Tanpa curiga, wanita tersebut menjawab dengan lancar dalam bahasa Spanyol. Semuanya direkam secara diam-diam.

Baca juga : Pencuri Balik Ke Dealer Ambil Barang Tertinggal

Berdasarkan rekaman tersebut, perusahaan asuransi mengajukan tuntutan hukum. Pada Januari lalu, Pengadilan Tinggi Andalusia memutuskan bahwa bukti yang diajukan valid.

Perusahaan tidak lagi berkewajiban membayar pensiun disabilitas. Upaya wanita tersebut untuk menggugurkan bukti rekaman ditolak pengadilan.

Menurut pengadilan, perempuan itu mengalami gejala pseudomutism atau gejala bisu palsu. Kini, kasus baru dibuka untuk menentukan denda yang harus dibayar wanita tersebut.

Baca juga : Gus Fahrur Sebut Mudik Tahun Ini Lancar, Singgung Peran Polri

Perusahaan asuransi kemungkinan besar akan menuntut ganti rugi atas dana pensiun yang telah dibayarkan selama16 tahun.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.