Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Menlu Sugiono Bertemu Menlu AS Di Washington, Tarif Trump Masuk Daftar Obrolan
Kamis, 17 April 2025 09:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio dilaporkan bertemu dengan Menteri Luar Negeri RI Sugiono di Washington DC, AS, Rabu (16/4/2025).
Dalam pertemuan tersebut, kedua Menlu menegaskan pentingnya kemitraan strategis komprehensif AS-RI serta kepentingan bersama dalam memajukan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.
Baca juga : Menlu Sugiono: Evakuasi Warga Gaza Bukan Permanen, Tapi Bentuk Kepedulian
Upaya untuk memperdalam kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan, termasuk langkah-langkah untuk menegakkan kebebasan navigasi dan penerbangan di Laut China Selatan sesuai dengan hukum internasional, juga ikut dibahas.
"Menteri Rubio menyoroti pentingnya kampanye penekanan secara maksimal terhadap rezim Iran untuk membatasi aliran pendapatan yang digunakan untuk mendanai terorisme, produksi rudal balistik, dan aktivitas destabilisasi lainnya," ungkap Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS Tammy Bruce, dalam keterangan yang diterima redaksi, Kamis (17/4/2025).
Baca juga : ASDP Berikan Diskon Tarif 36 Persen Di Merak Saat Mudik Lebaran
Kedua menlu juga membahas tarif timbal balik AS terhadap Indonesia, yang diumumkan Presiden Donald Trump pada 9 April 2025 dan ditangguhkan selama 90 hari.
Menlu Rubio menyambut baik upaya Indonesia dalam melakukan reformasi ekonomi, menuju hubungan dagang yang adil dan seimbang.
Baca juga : Survei Sun Life; Perempuan RI Aman Secara Finansial, Tapi Masih Terbebani
"Menlu Rubio juga berterima kasih kepada Menlu Sugiono atas upaya Indonesia dalam memfasilitasi pemulangan warga negaranya yang dideportasi dari Amerika Serikat. Kedua menteri juga menggarisbawahi pentingnya harmoni untuk terus memajukan kemitraan kedua negara," papar Bruce.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya