Dark/Light Mode

PAP Menang Telak Di Pemilu Singapura

PM Wong Hadiahi 2 Kursi Ke Oposisi

Senin, 5 Mei 2025 06:20 WIB
PM Singapura Lawrence Wong tampak tersenyum saat mendengarkan warganya berbisik. (Foto: INSTAGRAM LAWRENCEWONGST).
PM Singapura Lawrence Wong tampak tersenyum saat mendengarkan warganya berbisik. (Foto: INSTAGRAM LAWRENCEWONGST).

 Sebelumnya 
Dia mengatakan, pihaknya akan menawarkan tambahan dua kursi parlemen ke Partai Pekerja sehingga jumlah kursi partai akan meningkat menjadi 12.

Selama kampanye, Partai Pekerja banyak dipadati massa. Ketua Partai Pekerja Pritam Singh berusaha keras meyakinkan publik bahwa partainya belum punya cukup kursi untuk membentuk pemerintahan. Padahal, imbuhnya, Singapura membutuhkan sistem politik yang lebih seimbang.

“Seperti banyak warga Singapura, saya ingin melihat perdebatan yang lebih kuat di Parlemen, dengan lebih banyak perwakilan dari berbagai suara,” ujar Steven Yeong (54), warga yang telah menganggur selama enam bulan.

Baca juga : Happy Banget Jadi Ibu Rumah Tangga

Pihak oposisi, yang kekurangan relawan dan uang, telah lama mengkritik bahwa kekuatan partai penguasa, PAP, menciptakan persaingan yang tidak seimbang. Pemerintah PAP memiliki aturan ketat tentang pertemuan publik dan membatasi periode kampanye hanya sembilan hari. Kampanye yang terlalu singkat.

“Pada akhirnya, pemilihan umum ini menunjukkan bahwa ketika ancaman eksternal begitu menonjol dan dramatis, warga Singapura menjadi lebih sadar akan fakta bahwa dunia ini adalah tempat yang sulit,” ujar penulis buku tentang politik Singapura, Cherian George.

“Dan itu mungkin meningkatkan rasa syukur mereka atas Pemerintahan yang secara umum lebih cakap dan stabil,” pungkasnya.

Baca juga : Bali Mati Listrik, Mensesneg Telepon Dirut PLN

Banyak yang percaya, cengkeraman kekuasaan PAP akan melemah jika banyak warga Singapura merasa bahwa mereka tidak lagi merasa sejahtera.

Singapura kini memiliki lebih banyak jutawan dibandingkan London, Inggris. Namun, menurut bank Swiss UBS, meskipun kekayaan rata-rata meningkat lebih dari dua kali lipat dalam mata uang lokal, namun secara rata-rata telah turun 1,8 persen dari 2008 hingga 2023.

“Kekhawatiran saya adalah Pemerintah memajukan negara, tetapi juga meninggalkan banyak orang,” ujar Kris Tan (44), seorang personal trainer.

Baca juga : Jemaah Haji Sudah Terima Kartu Nusuk

Dia mengaku khawatir tentang masa depan anak-anaknya, terutama tentang biaya hidup. Tan juga prihatin dengan elitisme, yang menurutnya semakin jelas terlihat pada jajaran atas Pemerintah dibandingkan dengan rakyat. Dia berpendapat, gaji jutaan dolar yang diterima para menteri negara tersebut telah meningkatkan pengeluaran sosial.

“Negara memberikan bantuan keuangan kepada para pensiunan, tapi masih menghadapi ketidakpuasan atas kenaikan pajak penjualan dan menurunnya keterjangkauan harga perumahan,” tuturnya. DAY

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Senin, 5 Mei 2025 dengan judul "PAP Menang Telak Di Pemilu Singapura, PM Wong Hadiahi 2 Kursi Ke Oposisi"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.