Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PAP Menang Telak Di Pemilu Singapura
PM Wong Hadiahi 2 Kursi Ke Oposisi
Senin, 5 Mei 2025 06:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Partai Aksi Rakyat (PAP) menang telak dalam Pemilu di Singapura. Partai yang berkuasa di Negeri Merlion itu, berencana menghadiahi dua kursi di parlemen untuk partai oposisi.
Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong sukses membawa PAP menang telak dalam pemilu 3 Mei 2025.
Hasil ini menandai kemenangan beruntun ke-14 bagi PAP sejak Singapura merdeka. Kemenangan Wong pun memutuskan tradisi menurunnya perolehan PAP di pemilu saat pergantian PM.
Dikutip Channel News Asia, Minggu (4/5/2025), PAP tercatat mengalami penurunan dukungan dalam pemilu 1991 dan 2006. Goh Chok Tong saat itu baru menerima mandat sebagai PM pada 1991 dari Lee Kuan Yew. Perolehan dukungan untuk PAP juga turun saat Lee Hsien Loong menerima jabatan sebagai PM pada 2006.
Baca juga : Happy Banget Jadi Ibu Rumah Tangga
Dalam pemilu 3 Mei 2025, PAP memenangkan 87 dari 97 kursi di Parlemen dan perolehan suaranya meningkat menjadi 65,6 persen, dari 61,2 persen pada pemilihan terakhir pada 2020.
Dari 11 partai oposisi, termasuk dua kandidat independen, hanya partai oposisi utama, Partai Pekerja (WP), yang memenangkan 10 kursi Parlemen.
“Rakyat menginginkan stabilitas. Di tengah ketidakpastian seperti perang tarif, rakyat lebih memilih strategi yang ditawarkan PAP. Mereka tidak mau buang-buang suara,” ujar mantan politisi PAP Inderjit Singh kepada Strait Times.
Perekonomian Singapura sangat bergantung pada perdagangan internasional, dengan rasio perdagangan terhadap Pendapatan Domestik Bruto/ PDB lebih dari 300 persen, hampir lima kali lipat rata-rata global.
Baca juga : Bali Mati Listrik, Mensesneg Telepon Dirut PLN
Pelabuhannya, yang terletak di sepanjang Selat Malaka, salah satu jalur pelayaran utama dunia, termasuk di antara yang tersibuk di dunia.
Ini adalah pemilu pertama Wong sejak menerima jabatan PM dari pendahulunya, Lee Hsien Long, pada 15 Mei 2024. Ia menyebut hasil ini sebagai mandat yang jelas dan kuat dari rakyat Singapura.
“Kemenangan ini memberikan stabilitas politik yang diperlukan untuk menghadapi tantangan global dan ekonomi yang sedang berlangsung,” ujar Wong.
Wong pernah menyebut bahwa hanya PAP yang paham caranya melawan perang tarif dari Amerika Serikat (AS) dan ketegangan antara AS dengan China.
Baca juga : Jemaah Haji Sudah Terima Kartu Nusuk
Namun, Wong menyadari bahwa banyak warga Singapura yang ingin memiliki lebih banyak anggota oposisi di Parlemen.
“Saya menghormati pandangan itu,” ujar Wong.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya