Dark/Light Mode

Pidato Minggu Pertama, Paus Leo Minta Dunia Segera Akhiri Perang

Minggu, 11 Mei 2025 22:12 WIB
Paus Leo XIV (Foto: Instagram)
Paus Leo XIV (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Paus Leo XIV menyerukan dunia untuk segera mengakhiri perang. Hal ini disampaikan Paus dalam pesannya kepada negara-negara besar dunia, selama pidato Minggu pertamanya di Vatikan, Minggu (11/5/2025).

Merefleksikan konflik saat ini, Paus yang baru saja terpilih itu menyerukan perdamaian abadi dalam perang di Ukraina, gencatan senjata di Gaza, serta menyambut baik kesepakatan Sabtu (10/5/2025), untuk mengakhiri perang India dan Pakistan yang tercetus pada Rabu  (7/5/2025).

Paus ke-267 itu mengaku sangat terluka oleh peristiwa di Gaza. Dia pun mengungkapkan harapannya untuk kesepakatan abadi antara India dan Pakistan. Di samping mengharapkan perdamaian yang otentik, sejati, dan abadi di Ukraina.

Paus juga membacakan doa Regina Caeli, untuk menghormati Bunda Maria, kepada orang-orang yang memadati Lapangan Santo Petrus.

"Tragedi besar Perang Dunia II berakhir 80 tahun yang lalu. Saat ini, kita menghadapi tragedi perang dunia ketiga yang berkeping-keping," kata Paus Leo dari balkon tengah Basilika Santo Petrus, seperti dilansir BBC.

Baca juga : Bangun Pondasi SDM Unggul, BRI Perkuat Pendidikan Di Daerah 3T Dengan Teknologi

"Saya juga ingin berbicara kepada orang-orang yang berkuasa di dunia, mengulangi seruan yang selalu ada: jangan ada lagi perang," imbuhnya.

Paus mengaku turut merasakan penderitaan rakyat Ukraina. Dia berharap, segala upaya dapat dilakukan untuk mencapai perdamaian sejati dan abadi secepat mungkin.

"Semoga, semua tahanan dibebaskan. Semoga, anak-anak kembali ke keluarga mereka," tuturnya.

Tak hanya itu. Paus juga mengaku sangat terluka oleh apa yang terjadi di Jalur Gaza.

"Semoga gencatan senjata segera diberlakukan. Semoga bantuan kemanusiaan diizinkan masuk ke penduduk sipil dan semoga semua sandera dibebaskan," ucapnya.

Baca juga : 10 Hal Tentang Paus Leo XIV, Ternyata Dia Sarjana Matematika dan Hobi Main Tenis

"Di sisi lain, saya senang mendengar bahwa ada gencatan senjata antara India dan Pakistan. Saya berharap, melalui negosiasi yang akan datang, kita dapat segera mencapai kesepakatan yang langgeng," lanjut Paus.

Pernyataan ini disampaikan Paus, setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan mitranya dari Rusia Vladimir Putin menyusun rencana perdamaian untuk mengakhiri invasi tiga tahun ke Ukraina.

Di Timur Tengah, Israel telah menghentikan semua bantuan kemanusiaan yang masuk ke Gaza. Serta melanjutkan serangan militernya di wilayah Palestina, pasca gagalnya gencatan senjata selama dua bulan dan perjanjian pertukaran sandera.

Sementara itu, India dan Pakistan menyetujui gencatan senjata sementara pada Sabtu (10/5/2025), setelah beberapa hari melakukan serangan militer lintas batas, menyusul serangan terhadap wisatawan di Kashmir yang dikelola India pada tanggal 22 April.

Paus Leo terpilih menjadi Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik sedunia pada hari Kamis, setelah konklaf dua hari di Kota Vatikan menyusul  wafatnya Paus Fransiskus.

Baca juga : Menko PM Dorong Pemberdayaan Desa Wisata Secara Berkelanjutan

Setelahnya, pada Sabtu (10/5/2025), Paus mengunjungi sebuah kuil di luar Roma dan berdoa di depan makam Fransiskus di dalam basilika Santa Maria Maggiore.

Paus Leo yang lahir di Chicago, Illinois AS dengan nama Robert Francis Prevost pada 14 September 1955, akan dilantik secara resmi dalam sebuah misa di Lapangan Santo Petrus pada tanggal 18 Mei mendatang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.