Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
4 Mahasiswa Trisakti Gugur Demi Reformasi, Prabowo Diminta Beri Penghargaan
Selasa, 6 Mei 2025 06:14 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Memasuki bulan Mei yang identik dengan peringatan Reformasi 1998, pengamat politik dan CEO Point Indonesia Karel Susetyo mengusulkan, agar Presiden terpilih Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada empat mahasiswa Trisakti yang gugur dalam tragedi 12 Mei 1998.
"Sudah saatnya para syuhada Reformasi ini mendapat penghormatan tertinggi dari negara. Presiden Prabowo bisa melanjutkan langkah Presiden SBY yang pada 2005 menetapkan mereka sebagai Pejuang Reformasi melalui Keppres No 057/PK/2005," ujar Karel dalam keterangannya, Selasa (7/5).
Empat mahasiswa Trisakti—Elang Mulia Lesmana, Hafidin Royan, Hendriawan Sie, dan Hery Hartanto—tewas ditembak aparat saat unjuk rasa menuntut reformasi.
Baca juga : PM Malaysia Teleponan Dengan Presiden Prabowo, Apa Yang Diomongin?
Peristiwa itu menjadi titik balik tumbangnya rezim Orde Baru yang dipimpin Soeharto selama 32 tahun.
Karel menyebut, pengangkatan keempat mahasiswa tersebut sebagai Pahlawan Nasional bukan hanya bentuk penghormatan, tapi juga bagian dari rekonsiliasi nasional.
“Ini bisa menjadi simbol bahwa Presiden Prabowo menghormati hak asasi manusia dan sejarah bangsanya. Apalagi, beliau pernah menjadi bagian dari lingkaran Orde Baru,” tambahnya.
Baca juga : Kisah Mahasiswa Arsitektur President University, Diterima Kerja Sebelum Lulus
Ia juga menilai, pemberian gelar ini bisa menjadi hadiah bermakna bagi civitas akademika Trisakti.
“Jika pada peringatan Hari Buruh kemarin Prabowo berencana mengangkat Marsinah sebagai pahlawan nasional, maka di bulan Reformasi ini, sudah sepantasnya mahasiswa Trisakti mendapatkan penghargaan serupa.”
Usulan ini, lanjut Karel, sejalan dengan semangat demokrasi dan kebebasan politik yang saat ini dinikmati masyarakat Indonesia, hasil perjuangan mahasiswa dan rakyat 26 tahun silam.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya