Dark/Light Mode

Tur Ke Timteng, Incar Investasi Jumbo

Trump Targetkan Bawa Pulang 1 Triliun Dolar AS

Selasa, 13 Mei 2025 06:53 WIB
Tur Ke Timteng, Incar Investasi JumboTrump Targetkan BawaPulang 1 Triliun Dolar AS
Tur Ke Timteng, Incar Investasi JumboTrump Targetkan BawaPulang 1 Triliun Dolar AS

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memulai turnya ke Timur Tengah, pekan ini. Namun, Israel tidak termasuk dalam negara yang akan dikunjungi. Keputusan itu memicu kekhawatiran atas nasib aliansi AS-Israel.

Pemerintahan Trump baru saja berhasil menegosiasikan pembebasan Edan Alexander, warga AS-Israel yang disandera Hamas, Minggu (11/5/2025), tanpa melibatkan Israel. Selain itu, dilaporkan para pejabat Israel tidak mendapat pemberitahuan mengenai keputusan AS pekan lalu untuk menghentikan serangan terhadap kelompok Houthi di Yaman.

Baca juga : Kemenag Ingatkan Jemaah Haji, Jangan Bawa Barang Terlarang dalam Penerbangan

Menulis di media Israel Ynet pekan lalu, koresponden diplomatik Itamar Eichner mengatakan, rasa frustrasi Pemerintah Israel terhadap Trump semakin sulit disembunyikan.

“Ketika Trump memutuskan menghentikan serangan terhadap Houthi, Israel tidak diberi tahu. Mereka mengetahuinya dari berita,” tulis Eichner.

Baca juga : Lapor Ke Presiden, Rosan: Realisasi Investasi Q1 Capai Rp465,2 Triliun

“Pesannya ke kawasan sangat jelas: Israel bukan lagi prioritas utama AS,” imbuhnya.

Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee membantah anggapan bahwa kedua sekutu itu telah berjarak.

Baca juga : Bertamu Ke Kantor PU, Muzakir Bahas Percepatan Swasembada Pangan Di Aceh

“Dia bukan mengabaikan Israel. Dia hanya belum ke sana. Dia sudah menghabiskan lebih banyak waktu dengan Perdana Menteri (PM) Israel dibandingkan dengan pemimpin dunia lainnya,” jelas Huckabee dalam wawancara dengan Channel 12.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.