Dark/Light Mode

Gaza Masih Terus Dibombardir

Ajakan Gencatan Senjata Israel Diragukan Hamas

Sabtu, 31 Mei 2025 04:05 WIB
Ward Khalil (5) yang selamat dari serangan Israel pada Senin (26/5/2025) dini hari, tampak menangis di tengah reruntuhan 
bangunan. Sayangnya, ibu dan dua saudara kandungnya, serta 33 orang lainnya tewas dalam insiden itu. (Foto via Al Jazeera)
Ward Khalil (5) yang selamat dari serangan Israel pada Senin (26/5/2025) dini hari, tampak menangis di tengah reruntuhan bangunan. Sayangnya, ibu dan dua saudara kandungnya, serta 33 orang lainnya tewas dalam insiden itu. (Foto via Al Jazeera)

 Sebelumnya 
Israel beralasan, ingin menekan Hamas untuk membebaskan 58 sandera yang masih ditahannya, setidaknya 20 di antaranya diyakini masih hidup.

Baca juga : PT Timah Siap Diaudit BPK Demi Penguatan Tata Kelola Perusahaan

Pada 19 Mei 2025, militer Israel melancarkan serangan yang diperluas yang menurut Netanyahu, akan membuat pasukan mengambil alih kendali semua wilayah Gaza. Keesokan harinya, Netanyahu mengatakan, Israel juga akan melonggarkan blokade dan mengizinkan sejumlah makanan pokok masuk ke Gaza untuk mencegah kelaparan.

Baca juga : Trump Bikin PM India Mumet

Menurut Kementerian Kesehatan pemerintahan Hamas, hampir 4.000 orang telah tewas di Gaza selama 10 pekan terakhir. PBB mengatakan, 600.000 orang lainnya telah mengungsi lagi akibat operasi darat dan perintah evakuasi Israel.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.