Dark/Light Mode

Pasca Jam Malam Di LA, Demo Meluas Ke New York

Kebijakan Imigrasi Trump Memicu Protes Nasional

Kamis, 12 Juni 2025 05:20 WIB
Protes Kebijakan Imigrasi: Warga New York, Amerika Serikat, melakukan protes terhadap deportasi imigran dan Immigration and Customs Enforcement pada 10 Juni 2025 di New York City, Amerika Serikat. (Foto AFP/Adam Gray)
Protes Kebijakan Imigrasi: Warga New York, Amerika Serikat, melakukan protes terhadap deportasi imigran dan Immigration and Customs Enforcement pada 10 Juni 2025 di New York City, Amerika Serikat. (Foto AFP/Adam Gray)

 Sebelumnya 
Dia memperingatkan, jika penangkapan terjadi hanya karena warna kulit, maka tidak ada seorang pun yang aman.

Sedangkan Trump tetap pada kebijakan dan tindakannya. Dia menyatakan, penegakan imigrasi yang ketat diperlukan untuk melindungi Amerika dari kekacauan.

Baca juga : Pengamat: Haji Isam Harus Dijadikan Inspirasi bagi Seluruh Pengusaha Nasional

“Saya tidak akan membiarkan negara ini dihancurkan seperti California,” ujar Trump di hadapan Tentara AS di Fort Bragg, North Carolina, Selasa (10/6/2025).

Di tengah gelombang protes, para aktivis menyerukan ketenangan dan protes damai. Mereka menolak narasi bahwa imigran adalah ancaman atau kriminal.

Baca juga : Sasar Pasar Halal Global, Surveyor Indonesia dan Kemenperin Gelar Forum Internasional

“Banyak orang yang kami ajak bicara di sini mengatakan bahwa mereka salah, bahwa mereka adalah pekerja yang datang ke negara ini untuk mencari kehidupan yang lebih baik,” kata jurnalis Al-Jazeera Teresa Bo.

Bo mengatakan, para aktivis yang diajak bicara juga menekankan perlunya menjaga demonstrasi tetap damai.

Baca juga : Bertemu KSAD Maruli, Menteri PU Bahas Kerja Sama Infrastruktur Nasional

“Mereka mengatakan alasan utama harus bersikap damai karena kekerasan memberi Donald Trump alasan untuk menggunakan militer, menerjunkan Garda Nasional di jalanan Los Angeles,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.