Dark/Light Mode

Komandan IRGC Juga Gugur

Rudal Israel Tewaskan Eks Penasihat Khomeini & Kepala Angkatan Bersenjata Iran

Jumat, 13 Juni 2025 12:53 WIB
Mantan Kepala Keamanan Nasional Iran Ali Shamkhani (Foto: IRNA)
Mantan Kepala Keamanan Nasional Iran Ali Shamkhani (Foto: IRNA)

RM.id  Rakyat Merdeka - Mantan Kepala Keamanan Nasional Iran Ali Shamkhani dan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayor Jenderal Mohammad Bagheri tewas dalam serangan rudal Israel, Jumat (13/6/2025) dini hari. Menyusul Panglima Tertinggi Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) Jenderal Hossein Salami, yang lebih dulu tewas dalam serangan tersebut. Kabar ini dikonfirmasi jaringan berita negara Iran IRINN.

Shamkhani adalah penasihat utama Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Khamenei yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dewan Keamanan Nasional, selama hampir satu dekade.

Baca juga : Longsor Tambang Gunung Kuda Tewaskan 10 Orang, Evakuasi Dihentikan Sementara

Shamkhani telah menjadi bintang yang sedang naik daun dalam dunia diplomasi Iran dan terkenal di kalangan diplomatik di Washington dan Eropa. Namun, posisinya digantikan secara tiba-tiba pada pertengahan tahun 2023. Analis menduga, saat itu Shamkani dipandang terlalu ambisius oleh Khamenei.

Bagheri Tewas

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayor Jenderal Mohammad Bagheri juga menjadi korban tewas serangan Israel pada Jumat (13/6/2025).

Baca juga : Sampaikan Duka Cita, Penasihat Kapolri Kenang Berkat Doa Dari Paus Fransiskus

Bagheri, perwira militer berpangkat tertinggi Iran, adalah tokoh senior kedua yang tewas dalam serangan Israel, yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Iran pada Jumat (13/6/2025) dini hari.

Serangan ini terjadi setelah Iran menggempur bandara utama Israel pada Mei lalu. 

Baca juga : Indonesia Kecam Langkah Israel Yang Menghambat Gencatan Senjata

Dalam serangan ini, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, pihaknya menargetkan fasilitas nuklir Iran, program senjata nuklir, fasilitas utama pengayaan, hingga ilmuwan nuklir.

"Kami menargetkan ilmuwan terkemuka yang bekerja pada bom Iran," ungkap Netanyahu dalam sebuah video.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.