Dark/Light Mode

Dunia Sibuk Dengan Perang Israel Vs Iran

Rakyat Gaza Khawatir Dilupain & Ditinggalin

Kamis, 19 Juni 2025 04:40 WIB
MENGULAR: Barisan warga Gaza yang mengantre untuk mendapatkan paket makanan di titik bantuan dari PBB di dekat kamp pengungsian Jabaliya, Selasa (17/6/2025). (Foto Jehad Alshrafi/AP)
MENGULAR: Barisan warga Gaza yang mengantre untuk mendapatkan paket makanan di titik bantuan dari PBB di dekat kamp pengungsian Jabaliya, Selasa (17/6/2025). (Foto Jehad Alshrafi/AP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perang antara Israel Vs Iran sepekan ini membuat masyarakat internasional melupakan krisis kemanusiaan yang masih berlangsung di Jalur Gaza, Palestina. Para pengungsi Gaza yang dilanda ketakutan dan khawatir dunia akan melupakan mereka.

Ketakutan ini bukan tanpa alasan. Sejak pekan lalu, para pengungsi di Jalur Gaza, Palestina, makin diselimuti ketakutan dan kelaparan. Pasalnya, pasukan Israel dilaporkan memberondong pengungsi yang menyerbu gudang pasokan makanan secara membabi buta.

Baca juga : Israel Vs Iran Bisa Picu Perang Dunia III

Dilansir CNN Rabu (18/6/2025), ratusan warga Gaza tewas dan terluka ketika sedang berusaha mengantre bantuan dan makanan di lokasi distribusi. Kekejaman Israel ini seolah tidak terdeteksi mata internasional yang tengah fokus memperhatikan pertikaian Iran versus Israel. Negeri Zionis pun sempat menyatakan bahwa Iran saat ini menjadi medan perang utama, sedangkan Gaza yang kedua.

“Tidak ada yang memperhatikan kami, tidak ada makanan atau air atau apa pun. Setiap hari, orang-orang mencoba mendapatkan makanan dan bantuan, tapi mereka berakhir dibawa dalam kantong jenazah,” keluh Mohammad, seorang warga Gaza kepada CNN, Senin (16/6/2025).

Baca juga : Kutuk Serangan Israel, Iran Minta Dukungan Dunia

Warga Gaza bernama Umm Mustafa mengatakan kepada CNN bahwa konflik yang berkembang antara Israel dan Iran menandakan bahwa penderitaan rakyat Gaza telah hilang sepenuhnya dari agenda berita internasional.

“Semua fokus bergeser ke perang Israel-Iran. Kabar soal Jalur Gaza kini telah dihapus,” curhat Mustafa.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.