Dark/Light Mode

Bantu Israel Serang Iran Tanpa Restu Kongres

Trump Dipuji Republik, Dimaki Demokrat & PBB

Senin, 23 Juni 2025 04:54 WIB
Presiden Donald Trump menyampaikan pidato didampingi Wakil Presiden AS JD Vance (kiri) , Menteri 
Luar Negeri AS Marco Rubio (kedua kanan) dan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth (kanan) di Gedung 
Putih di Washington DC, AS, 21 Juni 2025, setelah serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran. (Foto Pool via Reuters/Carlos Barria)
Presiden Donald Trump menyampaikan pidato didampingi Wakil Presiden AS JD Vance (kiri) , Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio (kedua kanan) dan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth (kanan) di Gedung Putih di Washington DC, AS, 21 Juni 2025, setelah serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran. (Foto Pool via Reuters/Carlos Barria)

 Sebelumnya 
Menteri Luar Negeri Sugiono mendesak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) bersuara lebih lantang dalam menghadapi kondisi di Timur Tengah belakangan ini. Hal ini disampaikan Sugiono saat menghadiri Konferensi Tingkat Menlu (KTM) ke-51 OKI di Istanbul, Turki, Sabtu (21/6/2025).

Pernyataan ini disampaikan Sugiono di tengah meningkatnya kekerasan Israel yang terus berlanjut, termasuk serangan baru-baru ini terhadap Iran. Menurutnya, OKI perlu mengintensifkan upaya diplomasi dan politis, desakan untuk pengakuan atas Palestina yang lebih luas, dan pentingnya persatuan OKI dalam mereformasi sistem multilateral.

Baca juga : Kalau Dukung Israel Serang Iran, Trump Disemprit Putin

Sugiono pun kembali mengutuk serangan Israel ke Iran dan mendesak pihak-pihak terkait untuk menahan diri dan tidak menyerah dalam berdiplomasi.

“Hentikan konflik antara anggota, selesaikan perbedaan pandangan,” pinta Sugiono saat pidatonya dikutip dari situs Kementerian Luar Negeri RI, Minggu (22/6/2025).

Baca juga : Iran–Israel Perang, Istana: RI Konsisten Dukung Perdamaian

Dia juga menyerukan agar semua anggota OKI bersatu. Sebab, suara OKI tidak akan didengar dunia apabila tidak ada persatuan sesama anggota.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.