Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Nyerang Iran Tanpa Restu Kongres
DPR AS Kompak Tolak Pecat Trump
Kamis, 26 Juni 2025 00:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Upaya melengserkan Presiden Donald Trump atas pelanggaran yang dilakukannya, yakni menyerang Iran tanpa persetujuan Kongres, kandas. Mayoritas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (DPR AS) tidak menyetujui sidang untuk memakzulkan (impeach) penguasa Gedung Putih itu.
Hasil pemungutan suara menyebutkan, mayoritas anggota DPR AS setuju mengenyampingkan upaya pemakzulan Trump. Presiden ke-47 AS itu dituduh menyalahgunakan kekuasaan karena memerintahkan serangan militer terhadap Iran tanpa persetujuan Kongres.
Baca juga : Trump Dipuji Republik, Dimaki Demokrat & PBB
AS melancarkan serangan sepihak terhadap tiga fasilitas nuklir Iran, yakni Fordow, Natanz, dan Isfahan pada Minggu (22/6/2025).
Proposal upaya pemakzulan itu diusulkan politikus Partai Demokrat Al Green. Namun, sebagian besar anggota Partai Demokrat bergabung dengan mayoritas Partai Republik untuk tidak mengajukan pemakzulan terhadap Trump untuk saat ini.
Baca juga : Periksa 2 Saksi, KPK Usut Aliran Dana Dugaan Korupsi TKA di Kemnaker
Meskipun ada kekhawatiran atas tindakan Trump, Demokrat menilai bahwa pemakzulan bukanlah jalur yang efektif saat ini. Hasil voting di parlemen, Selasa (24/6/2025) waktu setempat, yakni 344 menolak dan 79 mendukung impeachment.
Tindakan Green mengusulkan pemakzulan mendadak menimbulkan perdebatan di partainya. Namun, pimpinan Partai Demokrat berhati-hati dalam mengkritik langkah yang diambil Green demi menjaga kekompakan internal partai untuk masalah yang dinilai prioritas.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya